Rabu, 6 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Jelang Porprov, KONI Kota Semarang Gelar Tes Fisik

Kegiatan ini dilakukan selama dua hari, yakni pada Jumat ini (27/7)- sampai Sabtu besok, di Kompleks Tri Lomba Juang, Semarang

Tayang:
Tribunjateng.com/Franciskus Ariel Setiaputra
KONI Kota Semarang bekerjasama dengan pihak Universitas Negeri Semarang (Unnes), melakukan tes fisik terhadap para atlit yang disiapkan untuk Porprov Jateng Oktober mendatang. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, F Ariel Setiaputra

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Semarang menggelar tes pengukuran fisik untuk para atlet yang disiapkan untuk ajang Porpov Jateng 2018, Oktober mendatang.

Kegiatan ini dilakukan selama dua hari, yakni pada Jumat ini (27/7)- sampai Sabtu besok, di Kompleks Tri Lomba Juang, Semarang.

Wakil Ketua Umum II Koni Kota Semarang, Endang Kumaidah menjelaskan ada sekitar 622 lebih atlet dari 45 cabang olahraga melakukan tes pengukuran fisik tersebut.

Di hari pertama ada sekitar 160 atlet dari 15 cabang olahraga. Selebihnya akan di tes besok di lokasi yang sama.

Tes pengukuran fisik ini dilakukan usai semua para atlet menjalani tes darah.

"Dari KONI, ingin tahu kondisi atlet saat ini, karena kemarin pada saat pertama hanya melakukan tes lab analisis darah, sekarang kami ambil tes lapangan dan tentunya parameter yang dipakai sesuai cabor masing-masing, karena kebutuhan tiap cabor berbeda,” kata Endah saat ditemui di kantor KONI Kota Semarang di kompleks Tri Lomba Juang, Jumat (27/7) pagi.

Dalam tes ini, ada sebelas parameter yang digunakan. Namun tidak semua parameter ini dilakukan para atlet. Karena, bergantung pada cabang olahraga masing-masing. Paramater tersebut antara lain tes VO2 Max, kecepatan, kekuatan, flexibility, kelincahan serta beberapa tes lainnya.

"Untuk tim pelaksana, kita memakai tenaga tes dari Unnes yang sudah berpengalaman melakukan tes sementara kita dari KONI sebagai tim supervisi," jelasnya.

Usai menjalani tes ini, nantinya hasil tes selama dua hari tersebut bakal disampaikan ke pengurus cabang olahraga masing-masing senagai bahan evaluasi.

Endang berharap, nantinya pada saat gelaran Porprov, Oktober mendatang, para atlet Kota Semarang bisa mencapai peak performance, agar bisa kembali mengulang prestasi Porprov sebelumnya, yaitu sebagai juara umum.

”Paling tidak dari hasil tes ini, kita memiliki data kondisi kesiapan atlet Semarang yang akan diterjunkan di Porprov bulan oktober nanti ada dalam fase yang baik. Karena kita berharap peak perfomance nanti ada di bulan Oktober pada saat Porprov digelar," tandas Endang.

Menyoal sisi non teknis jelang gelaran Porprov 2018, KONI Kota Semarang hingga saat ini belum mendapat kepastian mengenai tempat penginapan para atlit serta lokasi tempat bertanding masing-masing cabor. Hal ini lantaran Porprov Jateng tahun ini di gelar di bebera Kota dan Kabupaten di Jawa Tengah.

Sekretaris Umum Kota Semarang, Yuswo Supatmo berharap, KONI Jateng dan Dispora bisa segera memberi kepastian mengenai distribusi hotel dan cabor.

"Sekarang masalahnya, juga distribusi hotel untuk cabor-cabornya. Mereka masih belum tau karena belum ada kepastian mereka akan tanding dimana. Karena tahun ini, tempat penyelenggaraannya selain di Solo, ada Wonogiri, Karanganyar, Klaten, Boyolali, Sukoharjo, Boyolali, Magelang, Semarang, dan Blora.

"Kami harap KONI Jateng dan Dispora bisa menginformasikan ke KONI Kabupaten dan Kota peserta tentang distribusi hotel dan cabornya," ungkap Yuswo.

Disisi lain, pihaknya masih menunggu penjelasan terkait masalah hotel, logistik, dan hal pendukung lainnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved