Minggu, 12 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Akber Batang Gandeng Komunitas Penyeduh Kopi Kenalkan Potensi Lokal

Kabupaten Batang merupakan daerah yang berpotensi untuk menjadi sentra produksi kopi.

Penulis: dina indriani | Editor: m nur huda
Tribun Jateng/Dina Indriani
Barista yang juga anggota Batang Menyeduh, Yoga Prasetyo, saat mengenalkan kopi lokal di Kopi Tombo, Kecamatan Bandar, Batang, Minggu (29/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dina Indriani

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Kabupaten Batang merupakan daerah yang berpotensi untuk menjadi sentra produksi kopi.

Pasalnya saat ini sudah ada beberapa jenis kopi yang berhasil dikembangkan di antaranya kopi berjenis robusta di wilayah Silurah, Tombo, Pacet, Lobang, dan Sigenting.

Namun, masyarakat belum banyak yang mengetahui kopi lokal khas Batang.

Untuk itu, Akademi Berbagi (Akber) Batang, menggandeng komunitas Batang Menyeduh menggelar kelas kopi kepada pengusaha dan penikmat kopi di KopiTombo, Kecamatan bandar, Kabupaten Batang, Minggu (29/7/2018).

"Di Batang ini memiliki potensi kebun kopi di beberapa wilayah yang saat ini sudah berhasil dikembangkan, dengan berkolaborasi bersama Batang menyeduh komunitas yang expert dalam bidang kopi untuk memperkenalkan potensi kopi disertai dengan bagaimana penyajian kopi," terang Kepala Sekolah Akber Batang, Dewi Ariyani.

Dikatakan Dewi, bahwa kegiatan tersebut juga membidik pengusaha-pengusaha kopi yang akan memulai berbisnis kopi. Di mana hal itu bisa berimbas pada meningkatnya perkembangan kopi lokal Batang di pasaran luas.

Salah satu peserta, Idha, mengatakan, bahwa kelas pelajaran kopi memberikan pengetahuan yang lebih mengenai kopi lokal dan bagaimana penyajian yang tepat.

"Tentunya kelas ini sangat bermanfaat untuk saya, yang tadinya tidak tahu mengenai kopi dan menjadikan saya tertarik dengan kopi terlebih kopi lokal Batang," ujarnya.

Sementara itu, seorang Barista yang juga anggota Batang menyeduh sebagai pengajar, Yoga Prasetyo mengatakan, bahwa hasil kopi yang berjenis robusta di Batang memiliki khasnya tersendiri yang tak kalah dari daerah lainnya.

"Yang pasti kopi di setiap daerah memiliki khas dan perbedaan tersendiri, begitu juga di Batang dengan potensi kopi yang ada memiliki khas tersendiri yang tak kalah menariknya untuk dinikmati," ujar Yoga.

Meski perkembangan kopi di Batang belum signifikan, akan tetapi Yoga bersama Batang Menyeduh terus mengembangkan perkopian khususnya kopi lokal.

"Yang pasti kami ingin terus mengembangkan perkopian di Batang dengan kopi khas lokalnya dengan di setiap kedai kopi pasti menyediakan kopi lokal," pungkasnya. (din)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved