Senin, 13 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Info, Ada Pembetonan Jalur Pantura Depan Pasar Grosir Batik Setono

Pembetonan jalan di Jalur Pantura depan Pasar Grosir Batik Setono Kota Pekalongan sedang dikerjakan.

Penulis: budi susanto | Editor: iswidodo
tribunjateng/budi susanto
Pembetonan di Jalan Patura di depan Pasar Grosir Setono Kota Pekalongan, Selasa (31/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Pembetonan jalan di Jalur Pantura depan Pasar Grosir Batik Setono Kota Pekalongan yang menjadi jalur terusan intercange Tol Pemalang-Batang sedang dikerjakan.

Pembetonan tersebut dilakukan satu jalur dari arah timur ke barat, adapun beberapa kendaraan harus antre panjang.

Pasalnya hampir separuh jalan ditutup untuk kendaraan karena ruas jalan masih dalam pengerjaan oleh pengembang.

Beberapa komentar dilontarkan masyarakat terkiat pembetonan jalan di depan Pasar Grosir Setono, dikarenakan di Jalan Pantura kerap terjadi penumpukan kendaraan baik pagi atau sore hari.

Muhammad Arfi (35) satu di antaranya, ia sampai memutar jalur melewati Terminal Kota Pekalongan untuk berangkat kerja.

"Sebenarnya dekat, tempat kerja saya di pusat perbelanjaan Jalan Dr Sutomo, tinggal lurus saja sampai. Karena sering terjadi macet dan ada pembangunan di depan Pasar Grosir Batik Setono jadi saya memilih memutar," katanya, Selasa (31/7/2018).

Arfi berharap pembangunan cepat diselesaikan suapaya kemacetan di Jalur Pantura tidak bertambah panjang.

"Karena jalan tersebut jalan utama jadi tak pernah sepi dari hilir mudik kendaraan. Semoga saja proyek cepat rampung," paparnya.

Tak hanya menimbulkan kemacetan, pemberitahuan pembetonan yang memakan sebagian ruas jalan tersebut hingga kini belum diterima oleh pihak Bina Marga Jateng.

Kepala Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Preservasi Jalan Bina Marga Wilayah 1 Jawa Tengah, Yanuar, saat dikonfirmasi Tribunjateng.com menerangkan, hingga kini belum ada pemberitahuan yang masuk ke pihaknya terkait pembetonan ruas Jalan Pantura.

"Jalur Pantura merupakan wewenang dari Bina Marga, jadi kami juga sebenarnya ikut bertanggung jawab kalau terjadi hal yang tidak diinginkan seperti kemacetan karena adanya proyek. Namun kalau tidak ada pemberitahuan kami juga tidak mau disalahkan. Pemberitahuan belum kami terima tapi pembangunan fisik sudah berjalan," imbuhnya.

Yanuar menambahkan, walaupun interchange merupakan proyek yang diserahkan Pemerintah Pusat ke Pemerintah Kota Pekalongan, namun pembangunan juga memakai sebagian jalan Pantura.

"Kemungkinan Pemkot Pekalongan sedang berkoordinasi atau apapun terkait pemberitahuan, kami hanya bisa menunggu kabar dari Pemkot," timpalnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved