Jumat, 8 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Gali Ulang Makam Anaknya, Ayah Ini Kaget Hanya Temukan Boneka Bayi dan Selimut

Melvin kaget bukan kepalang mendapati jenazah anaknya tak ada dan hanya menemukan boneka bayi yang diselimuti.

Tayang:
Penulis: Suci Rahayu | Editor: abduh imanulhaq
UNILAD
Ayah temukan boneka plastik saat gali ulang makam anaknya 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Suci Rahayu 

TRIBUNJATENG.COM - Ayah mana yang tak sedih saat mendapat kabar bahwa anaknya meninggal saat dilahirkan. 

Sudah dinanti selama sembilan bulan lamanya, ternyata sang anak yang dinanti tak sempat melihat dunia. 

Kesedihan yang sama dirasakan oleh seorang ayah bernama Melvin Mendoza dari El Paraiso, Honduras. 

Ia adalah seorang tentara angkatan bersenjata Honduras yang memaksanya sering berpisah dengan sang kekasih dan keluarga untuk waktu yang lama. 

Ketika kekasihnya yang bernama Castellanos Diaz memberi kabar bahwa ia tengah hamil, Melvin merasa senang. 

Kekasihnya itu bahkan mengabarkan bahwa mereka memiliki anak kembar setelah ia mengeceknya melalui USG. 

Saat itu, Melvin harus berada jauh dari kekasihnya sehingga hanya dapat mendengar kabar mengenai perkembangan anaknya dari kejauhan. 

Dilansir dari Unilad, Melvin yang berbahagia karena akan menjadi ayah harus terengguh kebahagiaannya karena kekasihnya mengabarkan bahwa anak kembarnya meninggal saat dilahirkan. 

Pada Juli 2017, Diaz mengabarkan bahwa ia harus pergi ke rumah sakit untuk melahirkan anak kembar mereka. 

Tapi lantas ia menelfon Melvin sambil terisak dan mengabarkan bahwa satu dari anaknya meninggal. 

Sementara anaknya yang satu lagi masih dalam perawatan karena dalam keadaan kritis. 

Melvin pun sangat bersedih dan berencana pulang untuk melawat sang anak

Kesedihannya tak berhenti di situ, Melvin harus merasa lebih hancur lagi setelah tahu bahwa anak kembarnya  itu tidak pernah ada. 

Diaz selama ini berhasil membohongi teman, kerabat, dan Melvin selama sembilan bulan tentang kehamilannya. 

Ia melakukan hal tersebut hanya agar hubungannya dengan Melvin dapat terus berjalan. 

Kebohongan demi kebohongan terus dilakukan oleh Diaz secara baik sehingga tidak ada yang curiga. 

Diaz bahkan menggelar pemakaman untuk 'anaknya' tersebut. 

Ia menggelar pelawatan di rumahnya, dengan peti putih kecil di tengah ruangan. 

Ia juga menyediakan minuman, roti, dan karangan bunga di pelawatan palsunya itu. 

Diaz yang hari itu datang merasa sangat terpukul dan terus menangis. 

Melvin tak kuasa saat ia melihat peti jenazah bayinya itu diturunkan ke liang lahat. 

Namun kecurigaannya mulai muncul saat teman-temannya menyebut ada hal aneh. 

Diaz tak membiarkan orang-orang melihat isi peti dengan alasan rumah sakit sudah menyegel petinya dan ia tak ingin dibuka kembali. 

Dengan dorongan kecurigaan ini, Melvin pun setuju untuk membongkar ulang makam yang masih segar itu di malam harinya, tanpa sepengetahuan Diaz.

Setelah digali, Melvin kaget bukan kepalang mendapati jenazah anaknya tak ada dan hanya menemukan boneka bayi yang diselimuti.

Ia dan teman-temannya kebingungan dan merasa kaget. 

Melvin pun buru-buru mengecek keberadaan anak kembar yang lain di rumah sakit tempat Diaz melahirkan. 

Lebih mengejutkan lagi karena ia mendapati bahwa Diaz tidak pernah terdaftar sebagai pasien dari rumah sakit tersebut. 

Satu dari teman Melvin mengatakan pada media El Heraldo, "saat peti dibuka, kami sangat kaget melihat isinya adalah boneka yang diberi baju seolah itu benar-benar seorang bayi. Kita membawa peti tersebut ke polisi agar polisi tidak menyalahkan kami telah mengganti jenazah dengan boneka." 

Pihak kepolisian pun memulai penyelidikan mengenai kasus ini dan menetapkan Diaz sebagai tersangka. 

Namun Melvin memilih untuk tidak memenjarakan Diaz. 

Tak ada yang tahu bagaimana Diaz dapat memalsukan kehamilannya selama sembilan bulan hanya karena ia tak mau kekasihnya meninggalkan dirinya. 

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved