Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

DBL 2018

Putri SMAN 3 Semarang Cerdik Manfaatkan Celah Pertahanan SMAN 1 Salatiga di DBL 2018

alam lanjutan Honda DBL Central Java Series 2018-North Region, tim putri SMAN 3 Semarang menghadapi SMAN 1 Salatiga di laga pertamanya.

Editor: abduh imanulhaq
DBL/ABRAHAM GENTA
Ayu Jannatul Arifah dari SMAN 3 Semarang (kanan) menembus pertahanan SMAN 1 Salatiga dalam Honda DBL Central Java 2018-North Region, Jumat (3/8/2018). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Layup garda SMAN 1 Salatiga, Arnetta Windi, di awal kuarter justru membangkitkan semangat srikandi SMAN 3 Semarang untuk bangkit.

Ya, dalam lanjutan Honda DBL Central Java Series 2018-North Region, tim putri SMAN 3 Semarang menghadapi SMAN 1 Salatiga di laga pertamanya.

Meski sempat tertinggal di awal pertandingan di GOR Sumber Waras, Marina, Jumat (3/8/2018), Smaga bangkit dan menunjukkan ketajamannya.

Adalah forwada Smaga, Margareta Putri, yang langsung membalikkan keadaan dengan mencetak empat poin dan membuat kuarter pertama berakhir 4-2.

Bahkan di kuarter kedua, Smaga terus menggetarkan ring Smanssa melalui penetrasi dan fast break.

Smaga pun semakin menjauhi perolehan poin Smanssa dengan skor 16-6 di akhir kuarter dua.

Memasuki kuarter tiga, Smanssa coba mengejar ketertinggalan.

Tiga poin berhasil disumbangkan oleh garda Garbanadia Utami yang memperkecil margin mereka menjadi 16-9.

Namun coach Smaga, Dwi Anditya langsung coba memberikan motivasi pada anak asuhnya.

“Lakuin saja apa yang terbaik buat tim dan jangan takut salah,” ujarnya.

Motivasi sang juru taktik membuat para pemainnya menjadi panas.

Bahkan Smaga makin memperbesar skor pada kuarter akhir.

Kombinasi duo garda, Alya Ermita dan Yurisda Sari membuat Smaga makin mendominasi.

Puncaknya, tembakan tiga poin dari Alya Ermita di menit delapan sukses mengokohkan keunggulan Smaga menjadi 25-12 hingga akhir pertandingan.

Menurut Coach Dwi, pertandingan kali ini untuk melihat sejauh mana kesiapan anak asuhnya, mengingat lebih dari setengah pemain tim adalah baru.

Tapi untuk pertandingan tadi ia cukup jelas memberikan instruksi untuk tampil drive sejak awal.

“Ketika kuarter dua pertahanan Smanssa renggang, saya suruh anak anak untuk berani main drive,” ujarnya.

Kemenangan lain juga diperoleh tim putri SMA 1 Pegandon saat berhadapan dengan SMA Semesta
Semarang.

Meski sempat tertinggal di sepanjang kuarter pertama, Smanip –julukan SMAN 1
Pegandon- beranjak bangkit di kuarter selanjutnya.

Permainan gigih dari pasukan Smanip terus mereka lakukan untuk mengejar ketertinggalan.

Sayang, hingga kuarter dua berakhir mereka masih tertinggal dengan skor 4-9.

Puncaknya di kuarter ketiga menit ke-4, garda Novi Tri membuat Smanip membalikkan keadaan.

Tak hanya itu, tembakan tiga angka dari garda Nur Putri makin mengokohkan kemenangan Smanip
dengan skor 22-13.

Kemenangan ini tak lepas dari kecerdikan sang coach, Hasyimi, yang melihat kelemahan lawan.

Dengan menekankan permainan cepat dan mengeksplor posisi terlemah lawan, membuat timnya
bisa comeback pada laga ini.

“Saat break kuarter dua, saya ingatkan pemain untuk bermain tenang. Dan kami menang karena bisa memanfaatkan kelengahan dipertahanan lawan,” tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved