Kamis, 21 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Setelah Sempat Dimakamkan di Blora, Jenazah Ferin Anjani Dikebumikan Lagi di Semarang

Segenap keluarga dan kerabat perempuan yang akrab disapa Ferin ini mengikuti prosesi pemakaman

Tayang:
Penulis: Yasmine Aulia | Editor: muslimah
Tribunjateng.com/Rival Al-Manaf
Rekan-rekan korban bertakziah ke rumah duka, di Sendangmulyo, Tembalang, Semarang, Selasa (7/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yasmine Aulia

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Jenazah Ferin Diah Anjani (21), gadis yang ditemukan tewas mengenaskan di Blora, telah dimakamkan di TPU Dadapsari Sendangmulyo Semarang, Selasa (7/8/2018) sekitar pukul 16.00 WIB.

Segenap keluarga dan kerabat perempuan yang akrab disapa Ferin ini mengikuti prosesi pemakaman. Isak tangis terdengar dari para sahabatnya.

Ibunda Ferin, Kiswati, terlihat menahan tangisnya dengan mata yang telah sembab.

Jenazah Ferin telah dikebumikan di pemakaman dekat dengan rumah duka di Perum PGRU blok K, Sendangmulyo, Tembalang Semarang.

Sebelumnya, jasad Ferin sudah dimakamkan di Blora karena sudah dua hari tidak kunjung diketahui identitasnya. Baru pada tanggal 6 Agustus lalu keluarga korban dikabari bahwa mayat gadis yang ditemukan terbakar adalah Ferin.

Ibunda korban, Kiswati saat ditemui di rumahnya menjelaskan. Terakhir bisa kontak dengan putrinya pada tanggal 31 Juli lalu. Saat itu malam ia pamit ke teman kosnya akan keluar bertemu dengan teman lelakinya sebentar.

"Saya dikabari teman kosnya di Siliwangi Residence dia keluar menggunakan taksi online, katanya tidak lama akan balik lagi," terang Kiswati.

Ia pergi sekitar pukul 20.00, namun pada pukul 22.00 ponselnya sudah tidak bisa dihubungi. Kiswati kemudian menunggu kabar anaknya hingga tanggal 2 Agustus.

Tak kunjung mendapat kabar, hari itu ia kemudian memutuskan untuk membuat laporan kehilangan anak di Polrestabes Semarang.

"Setelah laporan itu saya juga sempat buka berita lewat hape, ada mayat ditemukan di Blora, saya nggak nyangka kalau itu anak saya," bebernya.

Beberapa hari setelahnya, atau tepatnya tanggal lima Agustus ia mendapat telpon dari Kanit Reskrim Polsek Kunduran Blora. Anggota polisi itu menunjukan barang bukti anting dan gigi kelinci korban.

"Saya yakin betul itu anting anak saya giginya juga saya yakin betul," bebernya. Sehari setelahnya ia menjalani tes DNA untuk memastikan dan hasilnya memang cocok.

Kini makam Ferin di Blora sudah dibongkar. Rencananya jenazahnya akan dipindahkan ke makam Giriloyo, Semarang, Sore ini. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved