Permudah Akses Pabrik Baja, Pemkab Kendal Akan Bangun Jalan Sepanjang 9 Kilometer
Jalan itu nantinya disebut sebagai jalan produksi. Jalan itu akan dibangun dengan panjang 9 km dengan lebar 7 meter.
Penulis: Dhian Adi Putranto | Editor: galih permadi
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dhian Adi Putranto
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Untuk mempermudah proses pembangunan Pabrik Baja di desa Pidodo Wetan, Kecamatan Patebon, Pemkab Kendal berencana akan membangun jalan di sepanjang tanggul Kali Bodri hingga menuju pabrik baja tersebut.
Pembangunan jalan yang dimulai dari pantura sampai hingga muara Kali bodri itu karena pabrik berskala besar itu akan berada dekat muara Kali Bodri yang memisahkan kecamatan Patebon dan Cepiring.
Jalan itu nantinya disebut sebagai jalan produksi. Jalan itu akan dibangun dengan panjang 9 km dengan lebar 7 meter.
Jalan itu nantinya telah dalam bentuk cor benton dan disisi jalannya sudah diberikan bahu jalan.
Kepala Dinas Pekerjaan dan Penataan Ruang (DPUPR) Sugiono mengatakan pembangunan ini merupakan usulan dari Bupati Kendal Mirna Annisa dalam rapatnya bersama investor dan Ganjar pranowo pada pekan lalu.
"Hal itu agar warga tidak membuat warga terganggu karena proses pembangunan serta proses produksi baja yang banyak keluar masuk kendaraan besar," jelasnya, Jumat (17/8)
Ia menjelaskan karena anggaran pembangunan itu yang sangat besar maka pembanguan jalan produksi akan dibantu oleh Pemerintahan Jawa Tengah dan Pemerintahan Pusat.
"Nantinya juga disekitar pabrik juga dibangun kawasan industri yang menyokong pabrik baja itu sendiri rencananya luas kawasan industri itu mencapai 2000 hektar," terangnya
Sementara itu, Saat dikonfirmasi Bupati Kendal, Mirna Annisa membenarkan adanya rencana pembangunan jalan sepanjang 9KM itu.
"Karena sungai itu milik pemerintah provinsi, maka harus izin terlebih dahulu oleh pemprov," terangnya
Ia mengatakan selain membangun jalan produksi nantinya disekitar tanggul Kali bodri akan dijadikan kawasan untuk membangun kawasan penghijauan seperti yang dilakukan oleh pabrik baja di negaranya.
"Nantinya dapat digunakan masyarakat untuk refreshing melepas penat karena banyak tanaman hijau dan sungainya digunakan sebagai wisata perahu," pungkasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/tanggul-kali-bodri-kendal_20180820_220832.jpg)