Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Airportcorner : Sri Kesulitan Cari Oleh-oleh Khas Semarang di Bandara

Pengguna jasa Bandara, Sri Utami (62) menuturkan, sama sekali tidak menemukan tempat oleh-oleh di Terminal Bandara.

tribun jateng/hermawan handaka
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Sejumlah penumpang pesawat kerepotan mencari oleh-oleh khas Semarang saat berada di dalam Terminal Bandara Internasional Ahmad Yani.

Pantauan Tribun Jateng, di dalam Terminal Bandara belum terdapat tenan yang menjual buah tangan dari Semarang. Rata-rata para pengguna jasa Bandara harus mencari oleh-oleh di luar Bandara sebelum melanjutkan perjalanannya.

Pengguna jasa Bandara, Sri Utami (62) menuturkan, sama sekali tidak menemukan tempat oleh-oleh di Terminal Bandara. Oleh karena itu dirinya terpaksa membeli buah tangan di luar Bandara.

"Saya lebih baik beli oleh-oleh di luar. Ya kalau di Bandara ada," tuturnya, Senin (20/8).

Ia mengatakan, semestinya pihak AP I dapat menyediakan tempat penjualan oleh-oleh. Hal ini bertujuan agar memudahkan penumpang untuk mencari oleh-oleh tanpa keluar Bandara. "Orang kalau bepergian kadang-kadang lupa beli oleh-oleh. Kalau di sini ada kan lebih baik," tutur warga Puncaksari, Probolinggo.

Senada, Siti Kamirah menuturkan tidak menemukan tenan yang menjual oleh-oleh di dalam bandara. Dirinya hanya menemukan tempat oleh-oleh di terminal lama.

"Kayaknya di sini belum ada yang tahu kalau ada tempat oleh-oleh," tuturnya.

Ia menuturkan, seharusnya ada tempat penjual oleh-oleh di dalam Bandara. Hal ini memudahkan penumpang yang ingin membeli buah tangan tanpa harus keluar Bandara.

"Saya harap Bandara Ahmad Yani dapat menlengkapi area jualan di dalam Bandara terlebih tempat oleh-oleh," tukasnya.

Pelaksana Tugas General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Ahmad Yani, Indah Preastuty menuturkan, masih dalam proses seleksi untuk menentukan penjual oleh-oleh yang masuk ke dalam Bandara.

Pihaknya telah menyiapkan tempat untuk berdagang oleh-oleh namun belum dilakukan proses seleksi. "Semoga saja kami sudah bisa menyiapkan tempat untuk oleh-oleh," ungkapnya.

Indah menuturkan, penentuan penjual oleh-oleh di dalam Bandara harus melalui proses seleksi. Selain itu, harus ada kesepakatan dengan pihak Bandara.

"Jika tidak ada kesepakatan harus diulang lagi," ujarnya.

Pihaknya, belum tahu jumlah penjual oleh-oleh yang akan masuk di Bandara. Hal ini dikarenakan proses seleksi dilakukan oleh kantor cabang. "Proses seleksi dilakukan di kantor pusat. Semoga cepat terealisasi," imbuhnya.

Ia mengatakan pihak AP I akan memenuhi apa yang dibutuhkan oleh konsumennya. Pihaknya tidak mengurangi fasilitas yang ada sebelumnya di terminal lama.

"Intinya masih dalam proses. Fasilitas apa yang disiapkan AP I merupakan hasil evaluasi yang dibutuhkan penumpangnya," ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved