Kamis, 28 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Anggarkan Rp1 Miliar untuk Perbaikan Talut Tlogosari, Pemkot Semarang Segera Benahi Secara Bertahap

Ambrolnya talut di sepanjang aliran sungai kawasan Jalan Tlogosari Raya, Kota Semarang, baru-baru ini menjadi perhatian serius.

Tayang:
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: raka f pujangga
TRIBUN JATENG/Idayatul Rohmah
RUANG BERMAIN - Kepala DPU Kota Semarang, Suwarto saat wawancara di sela peresmian ruang bermain ramah anak (RBRA) di jalan Abdulrahman Saleh, Rabu (7/1/2026). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Ambrolnya talut di sepanjang aliran sungai kawasan Jalan Tlogosari Raya, Kota Semarang, baru-baru ini menjadi perhatian serius berbagai pihak.

Selain dinilai berpotensi membahayakan keselamatan warga, kerusakan tersebut juga dinilai mengancam struktur jalan di jalur yang padat aktivitas dan berdekatan dengan permukiman serta pertokoan.

Baca juga: Detik-detik Mencekam Rumah Pasangan Lansia Dihantam Longsor Talut Setinggi 8 Meter di Ungaran

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang, Suwarto menjelaskan ambrolnya talut dipicu oleh karakteristik struktur tanah di kawasan tersebut.

Menurutnya, kondisi tanah di Telogosari berbeda dengan wilayah lain.

"Talud ambrol itu memang di sana struktur tanahnya beda dengan yang lain. Jadi di bawahnya itu seperti ada lapisan lempung yang kalau kena air dia akan melembek. Kemarin kan hujan deras 2 hari, itu airnya penuh, mungkin di bawahnya ada longsoran.

Nanti akan segera kita tangani biar tidak meleber ke yang lain," kata Suwarto, Rabu (7/1/2026).

Ia mengakui, secara konstruksi talud di lokasi tersebut memang seharusnya diperkuat kembali karena karakter tanah Telogosari yang rawan jika terpapar air dalam waktu lama.

DPU Kota Semarang, kata dia, telah menyiapkan rencana penanganan, meski dilakukan secara bertahap.

"Ya nanti secara bertahap kita lakukan perbaikan. Tapi kan mengingat dengan kondisi fiskal Kota Semarang ini, kita sesuaikan di 2026 ini ya paling nggak sampai 1 m (miliar) untuk penataan, perbaikan-perbaikan lagi di sana," paparnya.

Untuk penanganan sementara, Suwarto menyebut perbaikan akan segera dilakukan setelah kondisi air sungai surut.

Saat ini, kata dia, tingginya muka air sungai masih menjadi kendala untuk melakukan aktivitas perbaikan di lapangan.

"Kalau dia (airnya) masih tinggi kan otomatis tidak bisa melakukan kegiatan apapun di sana. Kalau sudah surut, segera kita tangani," imbuhnya.

Sebelumnya, DPRD Kota Semarang turut menyoroti ambrolnya talud tersebut.

Anggota DPRD Kota Semarang, Ali Umar Dhani mengatakan, kerusakan talud tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. 

Ia meminta Pemerintah Kota Semarang segera mengambil langkah cepat dan terukur guna mencegah risiko yang lebih besar, terutama saat intensitas hujan meningkat.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved