Selasa, 14 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pilpres 2019

Adu Strategi Dua Mantan Panglima TNI di Dua Kubu Berbeda

Pilpres 2019 juga menjadi palagan dua mantan Panglima TNI, Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso dan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko.

Editor: iswidodo
TRIBUNNEWS.COM
Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso (kiri) dan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko (kanan). 

Tokoh Nasional dan Jago lobi

Wakil Ketua DPP Partai Gerindra Edhy Prabowo mengatakan bukan tanpa alasan Prabowo menunjuk Djoko Santoso sebagai tim pemenangan.

Prabowo telah mempertimbangkan sejumlah kriteria, yakni tokoh nasional yang berdedikasi, memiliki kemampuan melobi, dekat dengan semua kelompok, dan diterima oleh semua kalangan.

"Beliau adalah tokoh nasional, jenderal yang sangat berdedikasi punya kemampuan melobi, dekat dengan semua kelompok dan menurut kami ya itu bisa diterima oleh semua kalangan," ujar Edhy ditemui di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Selasa (14/8/2018) malam.

Selain itu, Edhy mengatakan bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno kemungkinan akan sepakat dengan penunjukkan Djoko Santoso sebagai ketua tim pemenangan.

"Tapi sekali lagi ini baru diusulkan Pak Prabowo, nanti harus minta pertimbangan partai pengusung lainnya," kata Edhy.

Dalam pertemuan di Rumah Kertanegara hadir sejumlah petinggi Partai Gerindra, antara lain Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo, Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Djoko Santoso dan Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Fuad Bawazier.

Selain itu, hadir pula bakal cawapres Sandiaga Uno dan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sugiono.

Mampu Antisipasi Isu SARA

Politikus PKS Hidayat Nur Wahid menilai Djoko Santoso memiliki kemampuan menata tim kampanye agar tidak terjebak pada konflik isu SARA (suku, agama, ras dan antargolongan).

"Sebagai mantan Pangab (Panglima TNI) tentu dia mempunyai kemampuan penataan organisasi dan tidak terjebak pada konflik terkait masalah SARA atau masalah sekadar perebutan jabatan," ujar Hidayat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/8/2018).

Sebagai ketua tim pemenangan, lanjut Hidayat, Djoko Santoso dinilai mampu mengarahkan agar kontestasi Pilpres 2019 justru tidak menghadirkan perpecahan di tengah masyarakat.

Figur Djoko juga dianggap sangat terukur, loyal terhadap Prabowo sejak Pilpres 2014, rendah hati, dan diterima oleh banyak pihak.

Di sisi lain, kata Hidayat, Djoko memiliki pengalaman menata organisasi untuk memenangkan Pilpres 2019 karena pernah menjabat sebagai Panglima TNI periode 2007-2010.

"Sebagai ketua timses saya kira beliau juga akan berperan untuk kemudian mengarahkan agar seluruh mekanisme menuju pada pilpres itu betul-betul dalam rangka NKRI dan tidak dalam rangka untuk menghadirkan perpecahan di antara semu," kata Hidayat.

Bakal Bentuk Satgas Agama

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 3/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved