Senin, 13 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Paralakon Beri Kado Lagu Kebangsaan Kepada Rakyat Indonesia

Setelah merilis single THR (Tentang Hati Resah) pada bulan Juni lalu, Paralakon kini telah merilis single kedua yang berjudul SMP (Satu Merah Putih).

Penulis: faisal affan | Editor: m nur huda

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Faizal M Affan

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Setelah merilis single THR (Tentang Hati Resah) pada bulan Juni lalu, Paralakon yang merupakan sebuah wadah kolaborasi music dan audio visual, kini telah merilis single kedua yang berjudul SMP (Satu Merah Putih).

"Tema alam, manusia, dan budaya tetap menjadi benang merah dan roh-nya dalam single SMP ini. Lebih spesifiknya keberagaman kondisi alam, karakteristik manusia dan budaya Indonesia telah menjadi sumber ekplorasi bagi Paralakon dalam melahirkan karya SMP," terang Duen Gatso, vokalis Paralakon.

Dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com, Duen menambahkan dalam penyajian musik dan visualisasi video lirik yang telah diunggah di Youtube, sangat kental dengan nuansa keberagaman Indonesia.

"Mulai dari rumah adat, peninggalan sejarah sebagai bentuk peradaban, kebudayaan, hingga berbagai jenis alat musik yang merupakan representasi yang khas dari beberapa daerah di Indonesia," tambahnya.

Latar belakang yang mendorong Paralakon melahirkan SMP, yakni ada tiga alasan. Pertama karena sebuah kegelisahan terkait minimnya karya musik saat ini yang mengusung tema tentang Indonesia, terutama apabila dibandingkan dengan banyaknya lagu bertema Nusantara yang lahir pada saat masa-masa
perjuangan.

Kedua, tema yang berkembang dan sering muncul tentang Indonesia saat-saat ini kecenderungannya negatif, seperti soal korupsi, kebobrokan birokrasi, maupun ketimpangan sosial, sehingga sangat jarang sekali tema positif yang bisa memompa optimisme generasi muda sekarang. Yang ketiga adalah momentum perayaan kemerdekaan Indonesia yang ke-73 tahun ini.

“Kami Paralakon ingin memberikan kado spesial bagi negeri yang kita cintai ini pada saat ulang tahunnya, sebuah kado yang tidak mahal namun berkesan positif," kata Duen.

Terkait dengan nuansa perjuangan yang juga divisualisasikan dalam video lirik SMP, Duen menjelaskan keberadaan Indonesia tentunya tidak bisa dilepaskan dari sejarah heroik ketika masa-masa perang kemerdekaan.

"Saat itu segenap elemen bangsa bersatu padu melawan penjajah, dan nilai positif telah di contohkan oleh para pendahulu kita. Mereka rela menanggalkan ego kedaerahan demi memperjuangkan satu kesatuan tujuan. Para pejuang sebelum masa kemerdekaan dulu menyadari begitu berharganya Indonesia yang syarat nilai positif dalam bentuk perpaduan anugerah alam, budaya, maupun karakter manusianya," bebernya.

Seperti nilai luhur yang diciptakan para pejuang itulah, Paralakon berharap karya lagu SMP ini bisa menciptakan resonansi positif di seantero negeri.

"Agar semangat persatuan, kebanggaan, dan optimisme kepada Indonesia semakin kuat di antara berbagai komponen pelaku kebangsaan," pungkasnya.

(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved