Airport Corner

Anggota Komisi X DPR Minta Penerbangan Internasional di Bandara A Yani Ditambah

Potensi wisata Kota Semarang ini sangat besar. Apalagi sekarang didukung keberadaan Bandara Ahmad Yani yang megah dan mumpuni

Anggota Komisi X DPR Minta Penerbangan Internasional di Bandara A Yani Ditambah
TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA
Petugas Air Traffic Control (ATC) Airnav Indonesia Bandara Ahmad Yani Semarang tengah bertugas mengendalikan lalu lintas penerbangan, Kamis (9/8/2018). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Anggota Komisi X DPR RI, A Mujib Rohmat, mendorong destinasi wisata di Kota Semarang agar terus dikembangkan. Menurutnya, Kota Semarang memiliki potensi yang besar menjadi kota wisata.

Apalagi, Kota Semarang masuk dalam jaringan Joglo Semar (Jogja-Solo-Semarang) yang merupakan salah satu daerah destinasi unggulan untuk menciptakan 10 daerah wisata yang setara dengan Bali di Indonesia.

"Potensi wisata Kota Semarang ini sangat besar. Apalagi sekarang didukung keberadaan Bandara Ahmad Yani yang megah dan mumpuni untuk menampung wisatawan internasional," kata Mujib di sela Bimbingan Teknis Pengembangan Destinasi Pariwisata Dalam Rangka Kegiatan Tourism Integrated Masterplan di Hotel Dafam Semarang, Kamis (30/8).

Hanya saja, kendala utama yang ada saat ini yaitu masih minim. Sehingga perlu dilakukan penambahan penerbangan langsung dari Semarang ke rute internasional atau sebaliknya. Sehingga wisatawan mancanegara bisa langsung menuju Semarang.

"Saat ini penerbangan langsung di Bandara A Yani masih minim. Baru ke Singapura dan Malaysia saja. Itu harus ditambah," ujarnya.

Untuk itu, pihaknya akan membantu adanya penambahan jadwal penerbangan langsung internasional tersebut. Satu di antaranya dengan maskapai Emirates. Ia beralasan, banyaknya warga di Jawa Tengah yang melakukan umrah menjadi alasan tersendiri dipilihnya maskapai tersebut.

"Saya akan berbicara dengan maskapai Emirates agar bersedia membuka rute penerbangan langsung dari Semarang ke negara tujuan umroh karena banyak warga Jateng yang umroh," ucapnya.

Dijelaskannya, setiap tahun sekurangnya 7 ribu warga Jateng melakukan ibadah umrah. Dengan keberadaan Bandara Ahmad Yani yang mumpuni, ia yakin kerja sama ini akan terwujud.

Namun demikian ia berharap, pelaku usaha pariwisata di Semarang dan Jateng pada umumnya juga mulai dapat membuka paket-paket wisata agar turis dari Arab dan sekitarnya bisa datang ke Semarang. Apalagi, di Semarang dan beberapa daerah di Jawa Tengah memiliki destinasi wisata religi.

"Destinasi wisata religi, diakui atau tidak itu memiliki daya pikat yang sempurna. Kita punya MAJT dan destinasi wisata halal lainnya. Selain itu keberadaan Borobudur juga mampu menjadi daya tarik mereka untuk datang ke Jateng," paparnya.

Halaman
12
Penulis: m zaenal arifin
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved