Ma'ruf Amin Bilang Positif Tim Kampanye, Yusuf Mansur Memberi 'Balasan' di Medsos
Menurut Maruf Amin, ustaz Yusuf Mansur sudah menyanggupi dan menyatakan kesediaannya untuk bergabung bersama dirinya
“Saya belum dengar sendiri dari beliau (Maruf Amin), yang jelas saya inginnya jadi ustadz, jadi ulama, yang tengah ini memang perlu ada,” ujarnya.
Yusuf Mansur mengatakan lebih memilih posisi di tengah sebagai penyejuk dan pemberi kedamaian untuk Pilpres 2019.
“Yang di tengah kan tugasnya mendoakan semua, jadi jangan kaget kalau nanti saya tiba-tiba ke Pak Jokowi, tiba-tiba ke Pak Prabowo,” katanya.
Pimpinan pondok pesantren Daarul Quran Ketapang Tangerang itu mengklarifikasi bahwa saat dirinya mengatakan membahas timses dengan Maruf Amin beberapa waktu lalu adalah candaan belaka.
“Jadi saya ke rumah beliau silaturahmi setelah ibadah haji, seperti biasa kami bicarakan ekonomi keumatan, ekonomi kebangsaan, posisi saya sebagai pelaku bidang tahfidz dan wirausahawan,” katanya.
“Saya hanya bercanda bilang ke wartawan kalau saya bahas timses, saya lupa kalau beliau cawapres,” ujarnya.
Saat ditanya adakah kemungkinan bergabung dengan salah satu kubu, Yusuf Mansur belum mau memberi jawaban.
“Kalau saya jawab sekarang kan berarti mendahului kehendak yang di atas, nanti aja lah lihat,” katanya.
Sandiaga yang ada di sampingnya pun memberi pernyataan bahwa dirinya akan selalu mendoakan yang terbaik untuk Yusuf Mansur.
“Apapun yang dilakukan ustadz kita doakan yang terbaik dan yang penting kita pikirkan ekonomi bangsa bersama-sama, sebagai ulama yang penting beliau bisa hadirkan kesejukan,” kata Sandiaga. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/yusuf-mansur-dan-maruf-amin_20180831_171830.jpg)