Kasus Sengketa Tanah di Desa Kutoharjo Pati Diduga Ada Campur Tangan Kaur Desa

Persoalan sengketa tanah bangunan memang menjadi masalah yang mampu memicu perselisihan antar warga.

Penulis: Lita Febriani | Editor: galih permadi
TRIBUN JATENG/LITA FEBRIANI
Kasus Sengketa Tanah Di Desa Kutoharjo Pati Diduga Warga Ada Campur Tangan Kaur Desa 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Lita Febriani

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Persoalan sengketa tanah bangunan memang menjadi masalah yang mampu memicu perselisihan antar warga.

Sengketa tanah bangunan di dukuh Karangdowo RT 4 RW 1 Desa Kutoharjo, Kabupaten Pati, misalnya mampu buat ratusan warganya pada Rabu (19/9/2018) berkumpul memblokade upaya eksekusi dari pihak yang memenangkan gugatan.

Kasus sengketa terjadi antara tergugat Lis Surahmi binti Ngasiman dan Agus Tumijan bin Ngasiman dengan pengugat yakni Sarwi bin Karto Wardoyo Kaidin atas tanah seluas 410 m2.

Tergugat yang diwakili oleh saudaranya Suyoto menerangkan bahwa pihaknya yakin tanah tersebut dahulu dibeli oleh sang Ayah.

"Jadi putusan di Mahkamah, saya kalah, kasasi saya kalah, PK pun saya kalah. Tapi saya yakin bahwa Ayah saya dulu beli tanah ini," jelas Suyoto Rabu (19/9/2018).

Hal tersebut pula yang melandasi ratusan warga datang menolak eksekusi tanah bangunan yang dilakukan pengugat tanpa ada permintaan dari keluarga tergugat.

Suyoto menambahkan bahwa warga menduga ada Kaur Desa Kutoharjo Pati yang melakukan penyelewengan terhadap kasus tersebut.

"Makanya warga berkumpul disini atas dasar kebenaran yang terjadi. Selain itu, dari para warga juga menduga ada dugaan Kaur pemerintahan (kamituwo) Desa Kutoharjo melakukan penyelewengan,

Lagi pula jika para warga yang ada disini ditanya, mereka datang berbondong - bondong atas dasar sukarela dan membela kebenaran," terang Suyoto selaku saudara tergugat.

Kasus sengkera tanah bangunan menurut Suyoto sudah ada sejak tahun 2009 tepatnya saat sertifikat tanah bangunan sudah terbit.(*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved