Liga 1

Didesak Mundur, Edy Rahmayadi Takut Ada yang Mengincar Jabatan Ketua Umum PSSI

Ketua Umum (Ketum) PSSI, Edy Rahmayadi, akhirnya menanggapi polemik rangkap jabatan yang selama ini menjadi sorotan publik.

Didesak Mundur, Edy Rahmayadi Takut Ada yang Mengincar Jabatan Ketua Umum PSSI
Dok: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provinsi Sumut
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi didampingi Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah saat menyampaikan pidato pertamanya di DPRD Sumut, Senin (10/9/2018) 

TRIBUNJATENG.COM - Ketua Umum (Ketum) PSSI, Edy Rahmayadi, akhirnya menanggapi polemik rangkap jabatan yang selama ini menjadi sorotan publik.

Berbagai desakan muncul dari masyarakat agar Edy Rahmayadisegera melepaskan jabatannya sebagai Ketum PSSI lantaran ia juga menjabat sebagai Gubernur Sumatera Utara.

Salah satunya desakan itu digalang lewat sebuah petisi di situs change.org, yang sampai saat ini telah ditanda tangani sekitar 60 ribu orang.

Namun hingga dirinya resmi dilantik, mantan Pangkostrad TNI AD ini tampaknya tetap kokoh pada pendiriannya bahwa ia akan memimpin dua amanah tersebut.

Dalam sebuah acara di televisi swasta, Rabu (26/9/2018) malam, sang Jendral pun dimintai pertanyaan oleh Najwa Shihab, yang saat itu bertanya soal polemik rangkap jabatan tersebut.

"Ada sekitar 60 ribu orang yang tandatangani petisi agar Anda tidak rangkap jabatan menjadi Gubernur Sumatera Utara, Anda ada tanggapan soal petisi itu?" tanya Najwa Shihab.

Namun sebelumnya harus ada investigasi mendalam soal kesalahan fatal dirinya selama ia menjadi ketua umum PSSI.

Mendengar pertanyaan Najwa Shihab, pria yang juga merupakan pemilik saham mayoritas klub Liga 1, PSMS Medan, ini pun langsung menjawabnya.

Ia menegaskan bahwa dirinya siap untuk mundur dari jabatan Ketum PSSI.

"Jangankan 60 ribu, satu orang pun kalo itu memang benar adanya, kalau saya Gubernur dan itu menyebabkan pembunuhan (insiden kematian Haringga Sirla, red), saya akan tinggalkan PSSI," kata Edy.

Halaman
12
Editor: m nur huda
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved