Rabu, 15 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Terombang-Ambing di Laut 49 Hari, Aldi Novel Adilang Sempat Ingin Bunuh Diri

Saat itu, Aldi berfikir bahwa ia tak akan pernah lagi melihat daratan dan bertemu dengan orangtua.

Penulis: Suci Rahayu | Editor: abduh imanulhaq
FACEBOOK/ERIS RISWANDI
Aldi Terapung Berbulan-bulan Hingga ke Jepang 

Sebelum hilang hingga 49 hari, Aldi pernah dua kali mengalami hal yang sama. 

Ia pernah hilang selama satu minggu, kemudian terjadi kembali selama tiga hari. 

Saat itu ia beruntung karena dapat langsung dikejar oleh perahu atau kapal milik bosnya. 

Aldi memang sudah paham bahwa pekerjaannya tersebut sangat beresiko. 

Terkadang, ia harus ketakutan saat ikan hiu ikut mendekati rakitnya karena mencari makan di bawah sinar lampu dari rakit. 

Makanan dan air tawar yang Aldi bawa hanya dapat bertahan selama seminggu. 

Terkadang ia juga merebus atau membakar ikan pancingannya dari api yang ia buat dengan kayu-kayu rakit. 

"Saya cabut kayu-kayu dari rakit lalu saya buat api untuk memasak," ujarnya malu-malu. 

Namun ia tidak selalu memasak ikannya karena harus menghemat kayu rakit. 

"Saya menghemat kayu rakit, kalau turuti saya punya mau selalu dibakar atau direbus nanti bisa habis rakit saya." 

Tak ia pungkiri, hari-hari yang ia habiskan di dalam rakit amatlah menyiksa. 

Demi menghemat bahan bakar generator, Aldi harus bertahan dalam gelap di tengah laut

Ia hanya akan menyalakannya saat melihat ada kapal yang lewat yang dapat ia mintai tolong. 

Aldi mengaku harus bertahan dengan panas, badai, lapar, dan haus. 

Di minggu kedua, Aldi Novel merasa putus asa dan hilang harapan hingga hampir bunuh diri

Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved