Dewan Juri Pilih 12 Taman Herbal Bejo Bintang Toedjoe Terbaik
Dewan Juri Pilih 12 Taman Herbal Bejo Bintang Toedjoe Terbaik, dari total 177 kelurahan di Kota Semarang
Penulis: Daniel Ari Purnomo | Editor: iswidodo
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Enam juri lomba Taman Herbal Bejo Bintang Toedjoe 2018 berkumpul di kantor harian pagi Tribun Jateng, Jalan Menteri Supeno 30, Kota Semarang, Jumat (5/10). Mereka menilai sekaligus menyeleksi 12 kelurahan dari 35 kelurahan. Sebelumnya, ada 177 taman herbal di Kota Semarang kemudian diseleksi berdasar penilaian tim juri menjadi 35 kelurahan tersebut.
Tim juri yaitu Pengajar Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang, Sujito; Marketing Promotion Bintang Toedjoe cabang Semarang, Luhur Dwi Anggono; Pokja 3 TP PKK Provinsi Jateng, Woro Sri Hartati; TP PKK Kota Semarang, Titi Wulandari Sinar Pratiwi; Editor Tribunjateng.com, Iswidodo, dan Staf Bidang Pertamanan Disperkim Kota Semarang, Luki Triatmoko.
Suasana penilaian begitu hingar. Para juri duduk sembari mengamati rangkaian foto dokumentasi taman herbal tiap kelurahan, hasil kunjungan tim juri beberapa minggu sebelumnya. Kebanyakan juri mengatakan desain taman herbal kali ini lebih variatif, sehingga butuh ketelitian dan pertimbangan saat proses seleksi.
Mereka pula berpendapat, sebagian besar desain lomba sudah layak menjadi taman herbal. Perlu diketahui, juri mencari yang terbaik, terlayak, dan terindah.
"Tahun pertama itu bagus karena baru ramai-ramainya. Sehingga antusias peserta cukup besar dan pelaksanaan acara puncak begitu optimal. Untuk tahun ketiga ini sudah lebih bagus dan tertata, apalagi sistemnya online (daring), sehingga peserta terdaftar semua," kata Woro Sri Hartati.
Woro pula mengemukakan tujuan lomba tersebut merangsang budaya warga merawat tanaman herbal di perkarangan rumah.
Senada dengan Woro, Luhur Dwi Anggono mengapresiasi peningkatan kualitas dan desain taman herbal masing-masing kelurahan. Lebih lanjut, ia terkesan dengan hasil pelatihan ibu-ibu PKK Kota Semarang oleh Bejo Bintang Toedjoe terkait cara menanam jahe merah.
"Kami latih mereka dari pembibitan dan cara menanam jahe merah. Hasilnya, kualitas jahe merah yang ditanam ibu-ibu PKK sini kebanyakan sangat bagus. Meski masih ada kendala di beberapa taman yang letaknya tidak strategis dan menyebabkan tanaman jahe merah jadi busuk," ujarnya.
Dari hasil seleksi ini tim juri akan mengunjungi 15 kelurahan, tanggal 9-11 Oktober 2018. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/enam-juri-lomba-taman-herbal-bejo-bintang-toedjoe-2018_20181005_182553.jpg)