Musim Kemarau

Jelang Musim Hujan Brebes Waspadai Banjir, Ini yang Dilakukan

Pemerintah Kabupaten Brebes memiliki pekerjaan rumah menormalisasi sungai-sungai yang ada.

Jelang Musim Hujan Brebes Waspadai Banjir, Ini yang Dilakukan
TRIBUNJATENG/MAMDUKH ADI PRIYANTO
Normalisasi sungai Sigeleng mumpung belum memasuki musim penghujan 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Menghadapi musim penghujan, Brebes harus waspada bencana banjir.

Pemerintah Kabupaten Brebes memiliki pekerjaan rumah menormalisasi sungai-sungai yang ada.

Bencana banjir besar pernah melanda daerah paling barat di Jawa Tengah ini selama dua tahun berturut- turut. Yakni pada 2017 dan awal 2018.

Penyebabnya yakni meluapnya air Sungai Pemali dan jebolnya tanggul Sungai Cisanggarung yang tidak kuat menahan debit air sehingga air meluap ke pemukiman penduduk.

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekontruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Brebes, Muslikhin, menuturkan musim penghujan segera tiba, sehingga sangat penting agar masyarakat waspada potensi bencana alam yang ada.

"Kerawanan yang ada yakni banjir yang melanda daerah Brebes bagian utara atau di pesisir," ucapnya.

Daerah Brebes bagian utara kerap mengalami banjir lantaran bagian hilir sungai yang meluap.

Meluapnya sungai itu bisa diakibatkan hujan lebat di daerah Brebes bagian selatan yang topografinya berupa dataran tinggi atau pegunungan.

"Daerah rawan banjir terdapat di wilayah Brebes utara, antara lain Kecamatan Brebes, Wanasari, Tanjung, Losari, Bulakamba, dan Jatibarang," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved