Minggu, 12 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Bupati Kudus Ingatkan Pola Hidup Sehat Melalui Cuci Tangan Pakai Sabun

Tamzil juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat Kudus agar terbiasa mencuci tangan.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: suharno
Pemkab Kudus
Bupati Kudus, Tamzil praktikkan cuci tangan pakai sabun di SD 1 Wonosoco, Undaan, Kudus, Senin (15/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rifqi Gozali

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Bupati Kudus Muhamad Tamzil mengingatkan pentingnya pola hidup sehat melalui cuci tangan pakai sabun.

Hal itu disampaikan saat peringatan hari cuci tangan pakai sabun di SD 1 Wonosoco Undaan Kudus, Senin (15/11/2018).

Tamzil berujar, pola hidup sehat dimulai dengan cuci tangan menggunakan sabun bisa mengurangi risiko penyebaran penyakit.

Sebab, kebanyakan penyakit, bisa tertular dari sentuhan tangan.

Tamzil juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat Kudus agar terbiasa mencuci tangan.

Terutama anak-anak yang masih duduk di bangku PAUD, TK, maupun SD.

Dengan begitu, kebiasaan hidup bersih akan terbawa sampai dewasa nanti.

“Dibiasakan cuci tangan pakai sabun sejak kecil terutama setelah mandi, sebelum makan, atau setelah buang air besar,” kata Tamzil.

Baca: Dishub Kudus akan Berlakukan Pembayaran Nontunai pada Uji KIR

Jika dikaitkan dengan kesehatan, lanjut Tamzil, maka cuci tangan sangat penting.

Hal itu terkait dengan serangan diare yang bisa sewaktu-waktu menyerang, karena tidak sedikit anak di dunia yang meninggal akibat serangan diare.

“Makanya, tujuan warga Kudus dulu menempatkan kamar mandi di depan rumah mereka agar setelah pergi dari luar, mereka cuci tangan (bersih-bersih) dahulu,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Tamzil juga menyerahkan uang sebesar Rp 5 juta untuk SD 1 Wonosoco.

Sementara istrinya, Rina Tamzil menyerahkan seperangkat alat kebersihan.

Rina Tamzil yang juga sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kudus, berkata, dalam peringatan hari cuci tangan pakai sabun melibatkan sedikitnya 350 siswa PAUD, TK, dan SD sederajat.

Tak lupa, sejumlah staf dari RSUD dr Loekmono Hadi dan RS Mardi Rahayu pun dilibatkan.

Dalam kesempatan tersebut, para siswa diajari mencuci tangan menggunakan tarian dipandu oleh staf RSUD Loekmono Hadi dengan paduan suara oleh staf RS Mardi Rahayu. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved