Gestur Hormat Sebelum Kereta Api Berangkat Menuai Pro-Kontra, Ini Kata PT KAI
Gestur hormat itu dilakukan dengan menyilangkan tangan di dada dan sedikit membungkukkan badan.
Tak ikuti negara lain
Agus menegaskan, gestur hormat yang dilakukan oleh petugas PT KAI tersebut bukanlah suatu adaptasi dari budaya negara lain.
"Tidak. Tidak ada (adaptasi budaya lain)," kata dia. "(Gestur hormat ini dari) KAI sendiri. Ya monggo orang punya pendapat silakan saja, tapi yang jelas kami memberikan suatu pelayanan seperti itu, dengan menyilangkan tangan di depan dada dengan sedikit membungkuk" lanjutnya.
Menurut dia, gestur hormat yang dilakukan ini sudah melalui pengkajian dari PT KAI.
Tidak semua stasiun
Agus melanjutkan, gestur hormat yang dilakukan oleh petugas KAI tersebut tidak diberlakukan di semua stasiun.
"Ini khusus untuk stasiun-stasiun pemberangkatan kereta api jarak jauh atau intercity," tutur Agus.
Ia mengucapkan, terima kasih diberikan kepada pihak yang telah memberikan masukan kepada PT KAI.
Pihaknya, lanjut Agus, menerima segala saran dan masukan yang diberikan oleh berbagai pihak.
Menurut dia, hal tersebut merupakan suatu bentuk apresiasi terhadap layanan yang diberikan oleh PT KAI.
Ia menyampaikan, saat ini pihaknya belum akan melakukan perubahan terkait gestur hormat tersebut.
Meskipun demikian, PT KAI akan tetap melakukan evaluasi terhadap hal ini.
"Kami tetap melakukan evaluasi juga," kata Agus. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/salam-kai_20181022_231558.jpg)