Puluhan Ribu Pendaftar CPNS di Pemprov Jateng Tidak Lolos Administrasi
Salah satu peserta CPNS di Pemprov Jateng yang tak lolos seleksi administrasi, Anina Yosi mengaku sedih karena namanya tidak tercantum dalam rilis
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Minggu (21/10), pengumuman hasil seleksi administrasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 serentak. Termasuk juga untuk formasi CPNS di Provinsi Jawa Tengah.
Di Jawa Tengah, lebih dari 13.000 pelamar CPNS di Pemprov Jateng tidak lolos seleksi administrasi. Mereka yang dinyatakan tidak memenuhi syarat, tidak bisa mengikuti tes kompetensi dasar (TKD) yang akan digelar akhir bulan ini.
"Sudah diverifikasi ada 13.000 lebih (pelamar) CPNS yang tidak memenuhi syarat," ujar Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sri Puryono di kantornya, Jumat (19/10) lalu.
Adapun jumlah pelamar yang mengirimkan berkas untuk formasi di Pemprov Jateng sendiri sebanyak 56.000.
Salah satu peserta CPNS di Pemprov Jateng yang tak lolos seleksi administrasi, Anina Yosi mengaku sedih karena namanya tidak tercantum dalam rilis situs jatengprov.go.id, Minggu (21/10). Sehingga, keinginannya untuk menjadi PNS di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pupus sudah.
"Sedih iya. Tapi setidaknya sudah mencoba, daripada tidak sama sekali," kata warga Mangkang, Kota Semarang tersebut.
Semula, Anina melamar pada bidang perawat gigi di RSUD Dr Moewardi, Kota Solo. Kala itu ia melihat kuota pelamar yang dibutuhkan hanya tiga orang. Pun dia tetap optimis sembari berharap diterima.
"Tapi memang formasi perawat gigi yang Jateng tuh dikit banget. Yang RS Moewardi cuma tiga orang, padahal yang daftar puluhan orang," ujar dara berusia 22 tahun itu.
Anina mengatakan, masih berminat mengadu peruntungan pada pendaftaran CPNS tahun selanjutnya. Kini dia berencana menyelesaikan kuliah strata 1, sembari bekerja di sebuah rumah sakit swasta di Jakarta.
Sebagaimana diketahui, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemprov Jateng telah merilis daftar nama pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemprov Jateng 2018 yang lolos seleksi administrasi, Minggu (21/10) pukul 12.00 WIB. Jumlah pelamar yang lolos seleksi administrasi sebanyak 41.477 orang.
Dokter Spesialis
Kepala BKD Provinsi Jawa Tengah, Arif Irwanto membeberkan hingga waktu pengumuman lolos seleksi, masih ada 63 jabatan yang kosong atau sepi peminat. Rinciannya adalah 60 dokter spesialis, 2 guru agama Khatolik, dan 1 pekerja sosial.
"Itu merata nasional yang spesialis. Memang sepi peminat," ujar Arif melalui pesan singkat.
Untuk menanggulangi sepinya peminat pada beberapa jabatan tersebut, ada beberapa upaya yang sudah dilakulan Arif. Dia berujar telah melaporkan fenomena itu kepada Badan Kepegawaian Nasional (BKN).
"Dilaporkan kepada pusat. Sebelum pembukaan sudah kita duga dengan cara mengubah batas usia. Salah satunya mengisi melalui BLUD (Badan Layanan Umum Daerah)," kata dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/cpns-2018-kesdm_20181021_102846.jpg)