Puskesmas Sibela Beri Pengobatan Gratis pada Warga Terdampak Kebakaran TPA Putri Cempo
TPA Putri Cempo Solo terbakar sejak Sabtu (20/10/2018) malam. Api telah padam, tetapi asap masih menyebar hingga di kawasan sekitar TPA.
Penulis: akbar hari mukti | Editor: galih pujo asmoro
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti
TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Tempat Pembungan Akhir (TPA) Putri Cempo Solo terbakar sejak Sabtu (20/10/2018) malam.
Saat ini api telah padam, tetapi asap masih menyebar hingga di kawasan sekitar TPA.
Menanggapi hal tersebut, Puskesmas Sibela Solo memberikan pengobatan gratis dan penyuluhan hidup sehat kepada warga terdampak asap Putri Cempo, Senin (22/10/2018).
Pemeriksaan berupa pengecekan suhu badan, tensi, hingga pengecekan kesehatan pernafasan masyarakat.
Tuti Asmi, Kepala Puskesmas Sibela Solo mengatakan ada 36 warga terdampak asap TPA Putri Cempo yang mendapatkan pengecekan kesehatan secara gratis.
Mereka semua warga RW 39 Mojosongo Jebres Solo yang terdampak asap pascakebakaran TPA Putri Cempo.
"Kami mengecek kesehatan warga terdampak. Agar tidak ada warga sini yang tidak dilayani kesehatannya," ungkapnya di sela kegiatan.
Menurutnya rata-rata warga terdampak asap Putri Cempo ini mengidap masalah kesehatan pernafasan, misalnya batuk-batuk dan sesak nafas.
"Tetapi sifatnya penyakit yang ringan."
"Dari Sabtu hingga saat ini kami belum mendapatkan penemuan orang sakit parah gara-gara ini," terang Tuti.
Pihaknya masih akan terus melakukan pemantauan kesehatan kepada warga terdampak kebakaran TPA Putri Cempo.
Pemantauan akan dilakukan setidaknya seminggu sejak kebakaran terjadi.
"Untuk pemantauan kesehatan masih kita lakukan selama seminggu ini."
"Kita terus drop masker ke masyarakat dekat Putri Cempo, sebab asap masih ada maka berdampak pada seluran pernafasan," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kondisi-tpa-putri-cempo-solo_20181022_160615.jpg)