Kejari Batang Musnahkan Barang Bukti Narkotika dan Alat Hisap dari 20 Terpidana

Puluhan gram narkoba terdiri dari shabu-shabu, ganja, serta obat-obatan jenis hexymer, dan Dextromethorphan.

Kejari Batang Musnahkan Barang Bukti Narkotika dan Alat Hisap dari 20 Terpidana
TRIBUN JATENG/DINA INDRIANI
Pemusnahan barang bukti narkotika dan alat hisap di Kantor Kejaksaan Negeri Batang, Rabu (24/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dina Indriani

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Kejaksaan Negeri (Kejari) Batang musnahkan sejumlah barang bukti berbagai jenis narkoba di Kantor Kejari, Rabu (24/10/2018).

Puluhan gram narkoba terdiri dari shabu-shabu, ganja, serta obat-obatan jenis hexymer, dan Dextromethorphan.

Selain itu, juga ada sejumlah barang bukti lainnya berupa alat hisap.

Pemusnahan barang bukti ini disaksikan sejumlah pihak, diantaranya KBO Saresnarkoba, Ipda Sapto Winengku, Kepala Dinas Kesehatan, Hidayah Basbeth, hingga Kepala BNN Batang, Teguh Budi Santoso.

Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Batang, Didik Mulyo Nugroho mengatakan barang bukti yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil putusan yang berkekuatan hukum tetap.

"Sesuai Pasal 1 angka 5 Peraturan Kepala BNN 7/2010, pemusnahan barang sitaan, dilakukan setelah ada penetapan dari Kepala Kejaksaan Negeri untuk dimusnahkan dan disaksikan oleh pejabat yang mewakili, unsur Kejaksaan, Kementerian Kesehatan dan Badan Pengawas Obat dan Makanan. Dalam hal ini kami libatkan Dinkes, BNN dan dari Satres Narkoba Polres Batang," jelasnya.

Baca: Oknum Satpol PP Kendal yang Terjerat Narkoba Diberhentikan Sementara

Ia memaparkan barang bukti yang dimusnahkan ini atas sitaan dari 20 terpidana yang sudah melalui hasil persidangan.

Di antaranya 49 paket sabu dengan berat 14,985 gram, 39 paket Ganja seberat 32,91 gram, jenis obat obatan, hexymer 3.176 butir, Dextromethorphan 10.380 butir serta dua buah bong alat hisap shabu dan satu buah bong alat hisap ganja.

Kejari Batang, Nova Elida Saragih melalui Kasi Datun Kejari Batang, Dista Anggara menambahkan saat ini masih ada beberapa perkara kasus narkotika di Kabupaten Batang sedang dalam proses persidangan sehingga pemusnahan barang bukti sitaan selanjutnya juga akan dimusnahkan.

"Beberapa kasus narkotika masih dalam proses, sesuai dengan prosedur Undang-undang narkotika barang bukti harus dimusnahkan tidak lebih dari tujuh hari setelah selesai perkara, sehingga perkara yang masih dalam proses akan kita susulkan pemusnahannya ketika sudah sampai pada hukum yang telah ditetapkan," pungkasnya. (*)

Penulis: dina indriani
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved