Ternyata Rusa di Taman Balekambang Solo Bisa 'Diadopsi' Lho, Ini Syarat dan Biayanya
Rusa-rusa di Taman Balekambang Solo, Jawa Tengah, ternyata bisa dipelihara atau diadopsi masyarakat.
TRIBUNJATENG.COM, SOLO – Rusa-rusa di Taman Balekambang Solo, Jawa Tengah, ternyata bisa dipelihara atau diadopsi masyarakat.
Pihak UPT Balekambang Solo dan Balai Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) Jawa Tengah menyatakan jika rusa-rusa di Balekambang Solo bisa diadopsi.
Namun bagi pengadopsi rusa-rusa di Balekambang Solo harus memenuhi beberapa syarat dan membayar biaya adopsi.
Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah, Suharman, membenarkan apabila sejumlah rusa di Taman Balekambang bisa diadopsi oleh masyarakat umum.
Namun, harus memenuhi beberapa syarat berlaku dan membayar biaya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
"Begini, kalau (penangkaran) rusa itu, ada yang untuk perseorangan dan perusahaan. Sebutan bukan adopsi, tetapi penangkaran. Ada syarat-syarat yang harus dipenuhi dan membayar PNBP per lima tahunnya," ungkap Suharman, Selasa (30/10/2018) sore.
Suharman menuturkan, jika ingin menangkar rusa Taman Balekambang Solo, penangkar tersebut harus memenuhi syarat antara lain membuat proposal, fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP), serta mempunyai tempat dan izin penangkaran.
Selain itu, harus membayar biaya PNBP sebesar Rp 500.000 untuk perseorangan, sedangkan untuk perusahaan dikenakan biaya PNBP Rp 2,5 juta.
"Nanti, petugas kami cek ke lokasi penangkaran dan peralatannya itu layak apa enggak. Kemudian kalau kategori perusahaan juga sama syaratnya. Enggak jauh berbeda. Pokoknya, bisa dibayar melalui rekening Kementrian Keuangan, jika SK (Surat Keputusan) sudah terbit," ujarnya.
Suharman mengatakan, penangkar juga bebas menentukan jumlah rusa yang ingin ditangkarkan.
"Bebas. Mau 1.000 rusa, sepasang rusa, cuman satu juga enggak apa-apa. Harga (PNBP) tetap segitu enggak ada biaya tambahan apapun ya," ucapnya.
Dalam kesempatan terpisah, Kepala UPT Taman Balekambang Solo, Sumeh mengatakan populasi rusa di taman tersebut semakin hari semakin bertambah, sedangkan rusa bukan hal utama di Taman Balekambang.
Kini, populasi rusa mencapai 26 ekor dengan rincian 11 ekor jantan dan 15 ekor betina.
“Idealnya hanya lima ekor rusa betina dan satu ekor jantan sehingga populasinya perlu ditekan. Jika ada warga yang berminat memelihara, silakan hubungi kami,” ujarnya.
Sementara itu, seorang pengunjung asal Kartasura, Sukoharjo, Ahmadi (45) mengatakan belum mengetahui jika rusa-rusa Balekambang Solo bisa diadopsi untuk dipelihara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/rusa-di-balekambang-solo_20181105_125824.jpg)