Rabu, 15 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Suhu Matahari Buatan China Capai 100 Juta Derajat Celcius

Matahari buatan tersebut bisa dianggap sebagai titik penting usaha global untuk menghasilkan energi dari proses fusi nuklir.

tribun jateng/hermawan handaka
Keindahan matahari terbit dilihat dari puncak bukit Sikunir, Dieng. 

Cara China Bikin Matahari Buatan

Saat ini, berbagai pembangkit listrik tenaga nuklir di seluruh dunia menggunakan teknik fusi nuklir.

Atom uranium dibelah menjadi bagian yang lebih kecil dan menghasilkan energi dari pemecahan tersebut.

Sementara itu, reaksi fusi nuklir dilakukan dengan cara sebaliknya, yaitu dua atom atau lebih bergabung menjadi satu.

Cara untuk mencapai fusi nuklir di Bumi adalah menggunakan apa yang disebut tokamak, sebuah alat yang digunakan untuk mencontoh proses fusi nuklir yang terjadi secara alamiah di Matahari dan bintang untuk menghasilkan energi.

Reaktor EAST yang bisa menghasilkan energi 100 juta derajat Celcius tersebut tingginya 11 meter, dengan diameter 8 meter dan berat sekitar 360.000 kilogram.

Tim peneliti China mengatakan, mereka berhasil mencapai suhu 100 juta derajat tersebut dengan menggunakan berbagai teknik baru dalam pemanasan dan pengaturan plasma.

Sayangnya, mereka hanya bisa mempertahankan suhu tersebut selama 10 detik.

Menurut Institut Fisika Plasma China, apa yang mereka lakukan menunjukkan bukti pencapaian suhu 100 juta derajat Celcius adalah hal yang mungkin. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul China Bikin "Matahari Buatan", Suhunya 6 Kali Sang Surya

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved