Isti Corner, Toko Alat Peraga Manipulatif Dibuka di Unnes
Toko bernama Isti Corner itu dibuka dan menempati ruangan yang ada Gedung Kewirausahaan Lantai III Unnes Kampus Sekaran Gunungpati Kota Semarang
Penulis: deni setiawan | Editor: galih pujo asmoro
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dosen Jurusan Matematika Fakultas Matematika dan IPA Universitas Negeri Semarang (FMIPA Unnes), Isti Hidayah membuka toko alat peraga manipulatif (APM) untuk pelajar tingkat taman kanak-kanak (TK) hingga sekolah menengah pertama (SMP).
Toko bernama Isti Corner itu dibuka dan menempati ruangan yang ada Gedung Kewirausahaan Lantai III Unnes Kampus Sekaran Gunungpati Kota Semarang.
Pembukaan Isti Corner dilaksanakan Selasa (27/11/2018) siang tadi.
Dekan FMIPA Unnes Prof Dr Sudarmin didampingi Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unnes Dr Suwito Eko Pramono menggunting pita sebagai tanda toko tersebut telah resmi dioperasikan.
Menurut Direktur ISTI Corner Sugiarto, APM individual tersebut dimaksudkan guna membantu siswa maupun guru dalam memahami pelajaran matematika.
“Kecenderungan, ketika di sekolah itu tidak ada APM, siswa tidak akan aktif bertanya."
"Akibatnya, tidak timbul proses mengalisis secara kreatif” kata Sugiarto.
Sedangkan Isti, penggagas toko tersebut mengatakan, ide awal pembukaan toko khusus APM tersebut berawal saat dirinya melakukan penelitian di Kabupaten Banjarnegara.
Penelitian yang dilakukan itu fokus terkait ketersediaan APM tersebut di sekolah sebagai sarana pendukung pembelajaran matematika.
“Hasil penelitian kami, menunjukkan ternyata hanya sekitar 23 persen alat yang tersedia di sekolah."
"Dari situlah kami terus memperdalam penelitian."
"Setidaknya selama 2 tahun atau 1999 hingga 2000 lalu,” terangnya.
Hingga kemudian, lanjutnya, dikembangkan suatu prototype.
Dari situ berlanjut pada pengembangan alat dari yang berukuran kecil hingga besar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/peresmian-isti-corner.jpg)