Rabu, 29 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Jumiati Berteriak Lihat Suami Telentang di Bawah Pohon Kelapa, Tetangga dan Polisi Datang

Di bawah pohon kelapa setinggi kurang lebih 12 meter, Johari ditemukan dalam posisi terlentang tak berdaya.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: abduh imanulhaq
HUMAS POLRES PURBALINGGA
Polisi dari Polsek Kaligondang mengecek ketinggian pohon kelapa tempat Johari jatuh 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Profesi sebagai penderes memang penuh risiko.

Mereka memanjat pohon demi pohon setinggi belasan meter setiap hari tanpa pengaman.

Terlebih pada musim hujan seperti saat ini.

Batang kelapa seketika licin usai diguyur hujan.

Padahal nira yang melimpah di pucuk pohon harus disadap tanpa mengenal cuaca.

Karena itu, selicin apa pun itu, pohon harus tetap dipanjat.

Di rumah, sang istri telah menanti nira sadapan suami untuk diolah menjadi gula kelapa.

Selasa (27/11/2018), jadi hari yang nahas bagi Johari (60) warga Desa Sidareha RT 2 RW 1 Kecamatan Kaligondang, Purbalingga, Jawa Tengah.

Pohon kelapa yang biasa ia taklukkan untuk mendapatkan nira kini mencelakainya.

Johari terjatuh dari pohon kelapa saat hendak menyadap nira yang menjadi rutinitasnya.

Di bawah pohon kelapa setinggi kurang lebih 12 meter, Johari ditemukan dalam posisi terlentang tak berdaya.

Nadinya sempat masih berdenyut sebelum meninggal.

Jumiati, istri korban, mengungkapkan sebelum peristiwa nahas menimpa, suaminya sempat berangkat pukul 06.00 untuk menyadap nira.

Ada yang janggal kemudian.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved