Wakil Bupati Targetkan Pati Jadi Penopang Kebutuhan Garam Nasional
Wakil Bupati Pati, Saiful Arifin, Kamis (6/12/2018) mengatakan wilayah pantai sepanjang 60 kilometer di Pati merupakan sebuah anugerah.
Penulis: Dwi Laylatur Rosyidah | Editor: galih pujo asmoro
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dwi Laylatur Rosyidah
TRIBUNJATENG.COM, PATI - Jika ditilik dari sisi wisata, pantai di Pati kalah dibanding wilayah sekitarnya.
Namun demikian, pantai di kawasan Pati bukannya tak menyimpan potensi menjanjikan.
Seperti yang dikatakan Wakil Bupati Pati, Saiful Arifin, Kamis (6/12/2018) wilayah pantai sepanjang 60 kilometer di Pati merupakan sebuah anugerah.
Menurutnya, sepanjang pantai di Pati bisa digunakan untuk tambak ikan, udang, maupun garam.
Safin, sapaan akrabnya, menjelaskan garam bisa menjadi salah satu produk andalan Kabupaten Pati.
Bahkan ia menargetkan Kabupaten Pati bisa menjadi salah satu penghasil garam untuk menopang kebutuhan nasional.
Pati, ucap dia, merupakan wilayah penghasil garam nomor dua secara nasional dengan kontribusi sebesar 20 persen.
"Wilayah sepanjang pantai untuk petani garam ini kita perlu support sekuat-kuatnya."
"Lahan tambak sudah ada, tinggal dimaksimalkan dan disupport alat yang lebih modern," jelasnya pada Review Kegiatan Usaha Garam Rakyat hari ini.
Ditambah lagi, lanjutnya, masyarakat sudah terbiasa dengan industri garam, terutama di Kecamatan Wedarijaksa, Trangkil, Juwana dan Batangan meski sebagian masih tradisional.
Hal itu, menjadi nilai lebih lantaran belum tentu daerah lain punya SDM seperti Pati.
"Kita punya SDM yang sudah terbiasa di lingkungan petani garam ini," lanjutnya.
Selain itu, ia mengajak petani garam untuk bersatu dan bersama-sama mewujudkan swasembada garam dan memaksimalkan produksi.
"Kalau produksinya sudah maksimal, tentunya kita bisa menekan pemerintah agar tidak lagi impor," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/wakil-bupati-pati.jpg)