Jelang Persebaya Vs PSIS, Jafri Sastra Lihat Celah Buat Kalahkan Bajul Ijo

Duel Persebaya Surabaya kontra PSIS Semarang bakal menjadi salah satu pertandingan menarik, dan yang paling ditunggu-tunggu

Jelang Persebaya Vs PSIS, Jafri Sastra Lihat Celah Buat Kalahkan Bajul Ijo
surabaya.tribunnews.com/Didit
Persebaya Vs PSIS 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, F Ariel Setiaputra

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG-Duel Persebaya Surabaya kontra PSIS Semarang bakal menjadi salah satu pertandingan menarik, dan yang paling ditunggu-tunggu untuk pertandingan Liga 1 di pekan ke 34.

Pertemuan dua tim bersejarah berlabel tim promosi Liga 1 2018 ini bakal dihelat di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Sabtu (8/12) sore mulai pukul 15.30.

Menyoal pertemuan kedua tim ini, ada hal yang unik. Selain sama-sama berlabel tim promosi, Persebaya dan PSIS merupakan dua tim promosi terbaik musim ini dengan mampu menembus papan tengah.

Berbeda dengan PSMS Medan yang saat ini menghuni posisi juru kunci.

Keberhasilan kedua tim ini menembus papan tengah tidak lepas dari pergantian pelatih di putaran kedua Liga 1. Persebaya menunjuk Djadjang Nurdjaman mengganti Alfredo Vera, sementara PSIS menunjuk Jafri Sastra mengganti Vincenzo Alberto Annese.

Pertemuan kedua tim ini nantinya tidak hanya sekedar panggung pembuktian siapa yang terbaik, tapi juga sekaligus menjadi panggung pembuktian bagi striker David Da Silva milik Persebaya dan Bruno silva, bomber milik PSIS.

Bagi PSIS Semarang, sudah dipastikan PSIS bakal tampil dengan absennya gelandang petarung, ibrahim Conteh karena masih menjalani sanksi Komdis PSSI.

Pelatih PSIS, Jafri Sastra menuturkan laga melawan Persebaya ia berharap timnya mampu memanfaatkan celah agar bisa menaklukkan Persebaya di hadapan pendukungnya.

Bahkan ia berujar, dirinya juga sudah berdoa mudah-mudahan Persebaya tidak seganas saat membantai tim-tim papan atas Liga 1 seperti Persija Jakarta, Madura United, dan PSM Makassar.

"Dari semalam saya sudah berdoa mudah-mudahan besok Persebaya tidak seganas saat melawan tim papan atas, supaya PSIS tidak dibantai. Mudah-mudahan ketemu PSIS, Persebaya punya titik lemah. Karena itu pasti, sebuah tim punya titik lemah," kata Jafri Sastra dalam sesi jumpa pers sebelum pertandingan, jumat (7/12).

Menghadapi Persebaya, sudah pasti skuat asuhannya bakal mendapat tekanan besar dari Bonek, pendunkung Persebaya yang dikenal sangat fanatik.

"Kalau dari penonton, saya pikir mereka sudah terbiasa. Insyaallah mental anak-anak siap untuk laga besok," ucapnya.

"Bagi kami yang penting kesini bagaimana kami bisa menghadapi persebaya dengan rekor kandang tandang luar biasa sejak dipegang oleh Coach Djanur," jelas Jafri.(*)

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved