PT Jasa Marga Yakin Jalan Tol Trans Jawa Tersambung Sebelum Libur Natal dan Tahun Baru
PT Jasa Marga (Persero) Tbk optimis bisa mengebut semua sisa pekerjaan jalan tol Trans Jawa yang masih belum tuntas hingga saat ini.
Penulis: hesty imaniar | Editor: suharno
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Hesty Imaniar
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Jelang peresmian pembukan ruas Jalan Tol Trans Jawa tanggal 20 Desember mendatang, PT Jasa Marga (Persero) Tbk optimis bisa mengebut semua sisa pekerjaan yang masih belum tuntas hingga saat ini.
Dikatakan oleh Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Desi Arryani, pihaknya optimis mampu selesaikan empat pekerjaan konstruksi jalan tol ruas Tol Trans-Jawa, sebelum jelang libur Natal dan Tahun Baru 2019.
Ia menyebutkan pada sesi jumpa media di Kantor Jasa Marga Semarang, Jumat (7/12/2018), ke empat ruas yang dikebut itu adalah, Jalan Tol Batang-Semarang dengan panjang 75 kilometer, kemudian Jalan Tol Salatiga-Kartasura sepenjang 32 kilometer dimana ruas ini merupakan bagian dari ruas Jalan Tol Semarang-Solo.
“Kemudian, ada ruas Tol Wilangan-Kertosono sepanjang 37,3 kilometer, dan ruas ini bagian dari ruas Tol Ngawi-Kertosono, kemudian yang ke empat ada ruas Tol Pasuruan-Grati, dengan panjang 13,9 kilometer, dimana empat ruas ini kami kebut pengerjaan konstruksinya fisik efektif 5 sampai 7 hari kerja akan rampung, dengan begitu bisa diresmikan sebelum Natal 2018,” ujarnya dihadapan awak media.
• Warga Desa Penjalin Kendal Minta Dibuatkan Jembatan Penyeberangan di Jalan Tol Semarang-Batang
• Bulan Ini 4 Jalan Tol Baru Dibuka, Inilah Daftar Tarif Jalan Tol Trans Jawa
Tidak hanya itu, Desi juga menyebut, jika ruas Tol Batang-Semarang yang ada di bawah naungan PT Jasa Marga Semarang Barat (JSB) saat ini sudah hampir selesai, yakni 99 persen.
Untuk Salatiga-Kartasura yang ada dibawah naungan PT Trans Marga Jateng (TMJ) mencapai 95 persen.
“Sedangkan untuk Wilangan-Kertosuro yang dikelola PT Jasa Marga Ngawi Kertosuro Kediri (JNKK) telah mencapai 87,9 persen, dan untuk Tol Pasuruan-Grati, yang ada dibawah PT Jasa Marga Gempol Pasuruan (JGP) mencapai 70 persen. Dengan begitu saat ini ada 787,5 kilometer ruas tol yang telah dioperasikan saat ini,” imbuhnya.
Tidak hanya itu, Desi juga menyebut, usai pengerjaan kontruksi selesai, maka tahap berikutnya yakni, uji laik fungsi dan uji laik operasional, baru kemudian dibuka secara resmi.
Meski begitu, di beberapa tahap yang masih terus dikebut itu, masih ada pekerjaan lainnya, misalnya memastikan rambu lalu lintas terpasang dengan benar, dan fasilitas lainnya.
“Beberapa penggarapan over pass juga kami pastikan beres satu minggu kedepan, seperti di over pass Kertosono dan Gempol, bahkan over pass Ngaliyan Semarang juga kami pastikan selesai satu minggu ke depan,” ungkapnya.
Tidak hanya itu, disisi lain, diungkapkan Direktur Lalu Lintas Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Pandu Yunianto, ada hal lain yang perlu disiapkan juga selain uji laik dan tahapan pembangunan, pemasangan rambu lalu lintas, rest area, hingga himbauan keselematan bagi para pengguna ruas Tol Trans-Jawa itu, yakni adanya jembatan timbang di ruas tol tersebut.
• Inilah Daftar Jalan Tol Jakarta-Surabaya Berbayar dan Tak Berbayar Saat Libur Natal dan Tahun Baru
• Jasa Marga Imbau Pengendara Tak Melintasi Jalan Tol Jakarta-Cikampek saat Malam Hari Karena Hal Ini
“Adanya jembatan timbang di ruas Tol Trans-Jawa itu penting, karena jangan sampai nantinya truk yang membawa kelebihan muatan itu pad lari lewat tol, karena tidak ada jembatan timbang. Maka dari itu, jembatan timbang ini tengah kita cari solusi bagaimana nantinya jembatan timbang ini bisa ada di ruas tol ini, dengan segala solusi bagi pengendara truk muatan itu,” katanya.
Ia menegaskan, akan ada nantinya jembatan timbang di ruas tol itu, sehingga jembatan timbang tidak hanya ada di jalur jalan alteri saja, melainkan di ruas Tol Trans-Jawa yang sesuai dengan SOP yang ada.
“Baru ada solusi jika ada truk yang kelebihan membawa muatan, maka muatan lainnya dipindahkan kekendaraan lain untuk tidak lagi memenuhi muatan di kendaraan tersebut. Namun hal ini masih kita bahas terus solusinya, selain faktor keselamatan pengendara dan penggunaa ruas tol ini yang kita selalu utamakan,” pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/bermain-di-jalan-tol.jpg)