Selain Buka Prodi Kekinian, Dua Kampus di Jateng Ini Genjot Progam Magang
seluruh kampus untuk membuka program studi (Prodi) kekinian sesuai kebutuhan perkembangan Revolusi Industri 4.0 (Era Disruptif).
Penulis: deni setiawan | Editor: galih permadi
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemerintah Pusat melalui Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) RI memberi kelonggaran kepada seluruh kampus untuk membuka program studi (Prodi) kekinian sesuai kebutuhan perkembangan Revolusi Industri 4.0 (Era Disruptif).
Hal tersebut dimaksudkan agar para lulusannya secara nyata dapat bekerja di dunia industri atau mengabdi di lingkungan masyarakat sesuai yang dibutuhkan.
Arti kata lain, diarahkan para lulusan memiliki keahlian khusus sehingga dapat pula meningkatkan indeks angkatan kerja Indonesia di tingkat global.
“Khusus di Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, kami sudah memiliki prodi-prodi kekinian. Dimana itu secara umum dan nyata mampu menjawab kebutuhan baik di dunia industri ataupun entrepreneurship,”
kata Wakil Rektor I Bidang Akademik Udinus Prof Dr Supriadi Rustad.
Kepada Tribunjateng.com, Senin (10/12/2018), dia membeberkan, prodi-prodi kekinian yang kini telah dimiliki Udinus di antaranya Prodi Kajian Film dan Televisi, Prodi Penyiaran, Prodi Animasi, serta Prodi Teknik Biomedis.
“Kami juga sedang mengajukan ke Pemerintah Pusat untuk membuka 1 prodi baru, yakni Prodi Bisnis Digital. Harapan kami bisa terealisasikan dan ditawarkan ke masyarakat dalam Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2019/2020 mendatang,” tuturnya.
Hal lain guna mengoptimalkan serta menyiapkan para lulusan Udinus yang berdaya saing, Prof Supriadi mengutarakan, adanya penerapan magang industri.
Program magang tersebut pun telah berjalan dan akan semakin diperluas.
“Sejauh ini kami telah terapkan Pola 3,5+0,5 Tahun sebagai masa studi para mahasiswa kami di seluruh prodi. Dimana 0,5 Tahun yang dimaksud itu adalah selama 6 bulan atau setengah semester digunakan mahasiswa
untuk magang industri,” tuturnya.
Optimalisasi daya saing para lulusan di era disruptif melalui magang industri juga diterapkan Universitas Stikubank (Unisbank) Semarang.
Tak sekadar mendirikan prodi baru yang kekinian, tetapi juga memperluas pola kemitraan dengan dunia industri.
“Kalau untuk prodi yang terbukti dibutuhkan industri dan daya serap lulusan kami tinggi, sudah ada. Setidaknya ada 3 prodi.
Yakni Prodi Manajemen Informatika, Perhotelan, dan Keuangan Perbankan. Yang daya serapnya luar biasa adalah Prodi Perhotelan,” kata Rektor Unisbank Semarang Dr Safik Faozi.
Dia menerangkan, hampir di seluruh prodi, tetapi khususnya di 3 program tersebut, program magang terus dioptimalkan.