Dampak Jembatan Kali Genteng Putus, Warga di 10 Desa Harus Memutar 30 Kilometer Jika Ingin ke Kota
"Jembatan tersebut merupakan akses jalan dari Desa Kandangserang dan menghubungkan ke 10 desa diatasnya," katanya, Kamis (13/12/2018)
Penulis: budi susanto | Editor: muslimah
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto
TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Dampak putusnya Jembatan Kali Genteng di Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan mengakibatkan warga 10 desa harus memutar hingga jarak 30 kilometer jika ingin menuju ke Kecamatan Kajen ataupun menuju ke Kota Pekalongan.
Dijelaskan Kapolsek Kandangserang Iptu Agus Supriyono,warga yang melakukan aktivitas menggunakan kendaraan dari 10 desa tersebut terpaksa diarahkan menuju ke Kecamatan Paninggaran karena akses hanya bisa dilalui pejalan kaki.
"Jembatan tersebut merupakan akses jalan dari Desa Kandangserang dan menghubungkan ke 10 desa diatasnya," katanya, Kamis (13/12/2018).
Dipaparkannya, masyarakat yang tinggal di Desa Bojongkoneng, Loragung, Bubak, Garungwiyoro, karanggondang, Gembong, Sukoharjo, Trajumas, Bodas, dan Desa Klesem terkena dampaknya.
"Warga yang menggunakan kendaraan dari 10 desa tersebut untuk sementara kami arahkan ke Desa Bubak tembus ke Paninggaran," tambahnya.
Dituturkannya, terkait pelajar dan warga yang hendak menuju arah Desa kandangserang sudah dikoordinasikan bersama instansi terkait.
"Kami sudah berkoordinasi dengan DPU, BPBD, Kecamatan dan Koramil 14 siap membantu untuk antar jemput dengan kendaraan dinas masing-masing dari jembatan ke Sekolah, pasar atau ke Kantor Kecamatan," ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/polres-pekalongan-siagakan-anggota.jpg)