Senin, 27 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kajen

Jemput Bola ke Pegunungan, RSUD Kajen Hadirkan Layanan Kesehatan Lengkap

RSUD Kajen Kabupaten Pekalongan, terus berupaya mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat di wilayah terpencil.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: raka f pujangga
TRIBUN JATENG/Dok Humas RSUD Kajen
PEMERIKSAAN KESEHATAN - Tim dokter dari RSUD Kajen saat melakukan pemeriksaan kepada warga Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, Sabtu (18/4/2026). 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - RSUD Kajen Kabupaten Pekalongan, terus berupaya mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat di wilayah terpencil.

Melalui momentum Health Wearing Day, rumah sakit tersebut menggelar kegiatan pengabdian masyarakat dengan menghadirkan layanan kesehatan lengkap di wilayah kerja Puskesmas Petungkriyono, Sabtu (18/4/2026).

Kegiatan jemput bola ini, menjadi solusi atas keterbatasan akses layanan kesehatan di daerah pegunungan seperti Petungkriyono.

Baca juga: "Besarannya Beda-beda" Kesaksian Karyawan RSUD Banyumas Diminta Kembalikan Insentif Usai Temuan BPK

Warga tampak antusias, memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mendapatkan pemeriksaan, serta konsultasi langsung dengan tenaga medis profesional.

Dalam kegiatan tersebut, RSUD Kajen menerjunkan berbagai tenaga kesehatan, mulai dari dokter umum hingga dokter spesialis dari sejumlah bidang.

Di antaranya spesialis mikrobiologi klinik, mata, THT, penyakit dalam, kejiwaan, kandungan, anestesi, hingga saraf. Selain layanan pemeriksaan, masyarakat juga mendapatkan edukasi terkait pentingnya menjaga kesehatan.

Direktur RSUD Kajen, dr Imam Prasetyo, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen rumah sakit untuk lebih dekat dengan masyarakat.

"Kami ingin hadir tidak hanya sebagai penyedia layanan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menjaga kesehatan. Ini menjadi pengingat bahwa kesehatan adalah tanggung jawab bersama" ujarnya.

Menurutnya, kehadiran langsung tenaga medis di tengah masyarakat diharapkan mampu mengurangi kesenjangan akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga di wilayah yang jauh dari fasilitas rujukan.

Ia juga menambahkan, kegiatan seperti ini menjadi sarana efektif untuk memahami kondisi kesehatan masyarakat secara langsung. Dengan demikian, program pelayanan ke depan dapat dirancang lebih tepat sasaran.

"Kami berharap masyarakat tidak hanya datang saat sakit, tetapi juga semakin sadar akan pentingnya pencegahan. Edukasi yang kami berikan menjadi bekal agar masyarakat mampu menjaga kesehatannya secara mandiri," imbuhnya.

dr. Imam menegaskan, bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari langkah berkelanjutan RSUD Kajen dalam membangun hubungan yang lebih erat dengan masyarakat.

"Selain layanan medis, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi pola hidup sehat, pencegahan penyakit, serta pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin," imbuhnya.

Melalui kegiatan ini, pihaknya berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan semakin meningkat.

"Kehadiran langsung tenaga medis di tengah masyarakat juga menjadi jembatan untuk memperkuat kepercayaan, serta memastikan layanan kesehatan dapat dirasakan secara merata hingga ke pelosok daerah," tambahnya.

Baca juga: Diam Seribu Bahasa, Direktur RSUD Banyumas Bungkam Usai Temuan BPK Rp12,7 Miliar

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved