Selasa, 28 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Dinas Perdagangan Kota Semarang Relokasi PKL Kokrosono ke Pasar Tanahmas

Dinas Perdagangan Kota Semarang merelokasi 70 pedagang kaki lima (PKL) Jalan Kokrosono ke Pasar Tanahmas.

Penulis: m zaenal arifin | Editor: galih permadi
Tribunjateng.com/Hermawan Handaka
Petugas Polisi Pamongpraja di bantu petugas kepolisian dan sejumlah anggota TNI menertibkan sejumlah pedagang di Kawasan Kokrosono, Kota Semarang, Rabu (5/12/2018). Selain melakukan penertiban kepada pedagang yang berjualan di atas trotoar petugas juga mendata sejumlah pedagang yang berjualan di kios. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dinas Perdagangan Kota Semarang merelokasi 70 pedagang kaki lima (PKL) Jalan Kokrosono ke Pasar Tanahmas.

Relokasi dilakukan usai para PKL dioperasi Satpol PP karena dianggap memicu kemacetan lalu lintas di kawasan tersebut.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto mengatakan, Pasar Tanahmas merupakan satu-satunya pasar yang bisa dipakai untuk relokasi PKL Kokrosono.

Sebelumnya, pasar tersebut dalam kondisi mangkrak karena tak terawat.

"Pasar Tanahmas baru akan kami bangun atau renovasi total pada 2021. Pasar ini pernah direnovasi pada awal tahun 2000-an. Namun kemudian mangkrak karena ditinggalkan para pedagangnya," kata Fajar, usai acara tasyakuran PKL, Senin (17/12/2018).

Karena mangkrak, kondisi pasar tersebut menjadi kotor dan banyak kerusakan.

Sehingga para PKL pun sebelumnya melakukan bersih-bersih sebelum menempati pasar tersebut.

Fajar meminta, para PKL Kokrosono dapat menempati dengan nyaman Pasar Tanahmas.

"Ini sementara ditempati dulu. Ke depan akan kami anggarkan untuk perbaikannya," pintanya.

Perwakilan Paguyuban PKL Kokrosono, Dhamas Arifin, menyatakan, ia bersama PKL Kokrosono lainnya siap menempati Pasar Tanahmas.

Untuk pembagian kios dan kapasitas yang ada di pasar akan diatur sedemikin rupa oleh PKL sendiri. PKL Kokrosono terdiri atas penjual barang-baranng klitikan seperti jam tangan, perkakas rumah tangga, serta hp bekas.

''Penataan akan diatur secara musyawarah di antara anggota paguyuban PKL Kokrosono bersama pedagang lama. Ternyata masih ada sekitar empat pedagang lama di dalam Pasar Tanahmas yang masih aktif. Mereka nanti akan ditempatkan di belakang karena berjualan sayur-sayuran dan makanan,'' katanya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved