Berita Semarang
Kronologi Truk Tabrak Median di Banyumanik Semarang, Baim Mengantuk
Ini penyebab kecelakaan dump truk yang menabrak median di depan Kodam IV Diponegoro, Banyumanik, Kota Semarang, Senin (27/4/2026) sore.
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Penyebab kecelakaan dump truk yang menabrak median jalan di depan Makodam IV/Diponegoro, Banyumanik, Kota Semarang, Senin (27/4/2026) sore, diungkap oleh sang sopir, Baim (27).
Warga Kabupaten Kudus tersebut mengaku mengantuk saat mengemudi sehingga kehilangan kendali.
Kecelakaan itu terjadi di Jalan Perintis Kemerdekaan, jalur utama Semarang–Solo, tepatnya di kawasan Pudakpayung pada sekira pukul 15.00.
Berdasarkan kronologi, lanjut Baim, truk dump berpelat B 9822 BDD yang dia kemudikan itu melaju dari arah Semarang menuju Ungaran.
Saat itu, truk melaju tanpa muatan.
Baca juga: Gito Harap-harap Cemas, Teror Kawanan Monyet Serbu Ladang Warga Kalialang Semarang
“Mau ambil pasir di Magelang,” kata Baim.
Saat melintas di lokasi, kendaraan tiba-tiba oleng dan menghantam median jalan.
Benturan tersebut membuat posisi truk melintang dan memakan sebagian badan jalan di kedua arah.
Akibatnya, arus lalu lintas langsung tersendat, bahkan memicu kemacetan panjang yang mengular hingga lebih dari empat kilometer.
Baim mengaku dirinya dilanda kantuk saat perjalanan dari Kudus menuju Magelang untuk mengambil muatan pasir.
“Ngantuk,” ujar Baim singkat saat ditanya penyebab kecelakaan.
Akibat insiden itu, Baim mengalami luka lecet di beberapa bagian tubuh seperti tangan, kaki, hingga telinga kiri.
Luka-luka tersebut tampak telah ditangani sementara dengan balutan kapas.
Meski dalam kondisi terluka, Baim tetap berada di lokasi dan turut membantu proses evakuasi kendaraan yang dikemudikannya.
Bersama pekerja, dia ikut melepas as roda depan truk, bahkan mendorong roda tersebut ke depan kompleks Makodam IV/Diponegoro.
| Gito Harap-harap Cemas, Teror Kawanan Monyet Serbu Ladang Warga Kalialang Semarang |
|
|---|
| Aturan Baru Turunan Silayur: Sistem Buka Tutup untuk Kendaraan Berat Mulai Pukul 05.00-23.00 WIB |
|
|---|
| Kronologi Adik Tusuk Kakak Kandung di Semarang, Ayah Berduka Kehilangan 2 Anak Sekaligus |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Gempa Guncang Kabupaten Semarang, Terasa hingga Perbatasan Kendal |
|
|---|
| Gagal Berangkat Ibadah ke Tanah Suci, Belasan Orang di Semarang Tuntut Agen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260427-_-Kecelakaan-Truk-Tabrak-Median-di-Semarang.jpg)