Kasus HIV/Aids di Kota Semarang Tahun 2018 Ada 546 Temuan, Terbanyak di Semarang Utara 

Dari data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang, dalam periode Januari-November 2018 terdapat 546 temuan kasus penderita HIV/Aids.

Kasus HIV/Aids di Kota Semarang Tahun 2018 Ada 546 Temuan, Terbanyak di Semarang Utara 
GOOGLE
Ilustrasi HIV/AIDS 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kasus penyebaran penyakit HIV/Aids di Kota Semarang pada 2018 ini sangat tinggi.

Dari data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang, dalam periode Januari-November 2018 terdapat 546 temuan kasus penderita HIV/Aids.

Kepala Dinkes Kota Semarang, Widoyono menuturkan, dari jumlah kasus yang ditemukan, paling banyak ditemukan di wilayah Semarang Utara dengan 149 kasus.

Kemudian disusul Semarang Barat 122 kasus, Tembalang 107 kasus, Pedurungan 104 kasus, dan Semarang Timur 86 kasus.

"Semarang Utara paling tinggi kasus HIV Aidsnya. Yang paling rendah itu ada di Kecamatan Tugu dan Mijen masing-masing 22 kasus. Mungkin itu juga karena penduduknya di sana paling sedikit," kata Widoyono, Senin (31/12/2018).

Widoyono mengungkapkan, temuan kasus tersebut diperoleh dari layanan Voluntary Counseling and Testing (VCT) di setiap Puskesmas dan rumah sakit di Kota Semarang. Menurutnya, dengan ditemukannya kasus tersebut maka dapat dilakukan penanganan agar tidak menyebar semakin luas.

Pasalnya, katanya, penyebaran penyakit HIV Aids ibarat fenomena gunung es yang terlihat sedikit di permukaannya. Hal itu disebabkan tidak semua penderita mau menunjukan diri atau mengaku jika telah terjangkit penyakit berbahaya tersebut.

"Meski Kota Semarang menduduki peringkat teratas temuan kasus HIV, ini merupakan sebuah prestasi karena kita menemukan. Belum tentu di wilayah lain yang jumlahnya sedikit yang terjangkit sedikit. Mungkin saja belum ditemukan," paparnya.

Kendati demikian, Widoyono akan lebih menggalakkan pelayanan VCT di semua Puskesmas dan rumah sakit agar semakin banyak penderita yang ditemukan. "Dengan begitu kita dapat menekan peredarannya," jelasnya.

Halaman
123
Penulis: m zaenal arifin
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved