Bahas Kesalahan Kampanye, Andi Arief: Musuh Pak Prabowo-Sandi adalah Diri Bapak Sendiri
Andi Arief mengungkapkan bahwa musuh pasangan capres cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno adalah diri sendiri.
Penulis: Ardianti WS | Editor: abduh imanulhaq
Alasan yang sama juga diungkapkan Deputi Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Herzaky Putra.
Herzaky mengatakan, semua partai pendukung sudah memberikan sumbangannya untuk Prabowo-Sandiaga meskipun bukan dalam bentuk uang.
"Memang sumbangan dalam bentuk dana secara langsung ke Badan Pemenangan Nasional (BPN) belum diberikan. Tapi, sumbangan secara tidak langsung melalui aktivitas kader-kader dari parpol koalisi di setiap daerah pemilihan sudah kami lakukan dan besar nilainya," kata Zaky.
Ia menyebutkan, caleg Partai Demokrat pasti menyebut nama Prabowo-Sandiaga dalam setiap kampanye mereka. Wajah Prabowo-Sandiaga juga terpasang di APK milik Demokrat.
"Dengan mencamtumkan wajah Prabowo-Sandi di setiap APK, para kader sebenarnya sudah merupakan bagian dari upaya mengampanyekan mereka," kata dia.
Menurut dia, semua cara itu punya peranan dalam meningkatkan elektabilitas Prabowo-Sandiaga.
Tanggapan Hidayat Nur Wahid
Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera Hidayat Nur Wahid mengatakan, sejatinya partai pendukung calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sudah memberikan sumbangan besar. Sumbangan tersebut bukan dalam bentuk dana kampanye.
"Pada faktanya, partai pendukung Prabowo-Sandi sudah memberikan bantuan yang sangat dahsyat. Apa itu? Kami merekomendasikan atau mencalonkan mereka sebagai calon presiden dan wakil presiden," ujar Hidayat di Kompleks Parlemen, Rabu (2/1/2019).
Pernyataannya ini menanggapi pemberitaan soal PKS, Partai Demokrat, dan Partai Amanat Nasional (PAN) yang belum memberikan sumbangan dana kampanye untuk pasangan Prabowo-Sandiaga.
"Kalau tanpa didukung oleh PKS, PAN, Demokrat, memang Gerindra bisa mencalonkan sendiri? Enggak bisa, kan," lanjut Hidayat.
Selain itu, kata Hidayat, PKS juga sudah memberikan sumbangan dalam bentuk lain di luar dana kampanye. Misalnya, dengan pemasangan alat peraga kampanye (APK) para caleg PKS.
Kegiatan sosialisasi para caleg juga sekaligus menjadi ajang mengampanyekan visi dan misi Prabowo-Sandiaga.
"Itu enggak pernah dibiayai Prabowo-Sandiaga. Itu semua kalau dihargai, bisa berapa?" kata Hidayat.
Sebelumnya, pada Senin (31/12/2018), Sandiaga membeberkan laporan baru mengenai dana kampanye mereka. Dana yang terkumpul sudah mencapai Rp 54 miliar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/prabowo-subianto-andi-arief_20180913_134011.jpg)