Ruko di Pasar Kanjengan Terbakar, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta
Kapolsek Semarang Tengah Kompol Adi Nugroho menjelaskan, kebakaran diketahui kali pertama oleh Gani yang sedang menyiapkan dagangannya.
Penulis: rival al manaf | Editor: galih pujo asmoro
Laporan Reporter Tribun Jateng, Rival Almanaf
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Riki Wijaya (58) pemilik Toko Makmur Jaya mendapati kenyataan pahit di awal tahun.
Hampir semua barang dagangannya di kompleks Pasar Kanjengan Blok F, Kecamatan Semarang Tengah terbakar pada Kamis (3/1/2019) dini hari.
Toko dengan luas sekira 10 x 5 meter itu tersedia barang yang mudah terbakar.
Korek gas, buku, tisu, dan barang perkakas rumah tangga, tersedia di tempat usahanya.
"Semalam saya masih di Madiun dapat telepon sekitar pukul 03.00 dini hari langsung saya bergegas ke Semarang."
"Ternyata toko saya cukup parah," beber Riki Wijaya.
Pintu belakang tokonya habis terbakar.
Sehingga orang bisa leluasa masuk ke tokonya.
Ia pun meminta pegawainya untuk menutup sementara dengan seng sehingga barang-barang yang tersisa bisa aman.
"Saya dapat laporan api berasal dari lapak-lapak yang berada di belakang toko."
"Sayang tidak tahu karena mereka buka lapak yang tanpa seizin saya."
"Tadi sudah ada yang dibawa polisi tapi tidak tahu kelanjutannya gimana," ucapnya.
Akibat kejaidan itu ia menaksir kerugiannya mencapai sekitar Rp 200 juta.
Meski hangus terbakar ia berencana akan tetap membuka dan berdagang dengan barang yang tersisa untuk sementara waktu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/karyawan-membersihkan-puing-puing-kebakaran-yang-melanda-di-pasar-kanjengan.jpg)