Kamis, 9 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Gelombang Tinggi, Ratusan Ribu Kerang Terdampar di Pantai Sendang Sikucing Kendal

Gelombang tinggi di perairan laut jawa pada penghujung tahun 2018 hingga awal tahun 2019 ini

dhian adi putranto
Warga sekitar Pantai Sendang Sikucing mengambil kerang yang terdampar di pantai tersebut 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dhian Adi Putranto

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Gelombang tinggi di perairan laut jawa pada penghujung tahun 2018 hingga awal tahun 2019 ini membawa rejeki sendiri bagi warga sekitar Pantai Sendang Sikucing, Rowosari Kendal.

Pasalnya gelombang tinggi itu membuat ratusan ribu kerang dari berbagai jenis terdampar di tepi pantai itu.

Para warga dari beberapa desa di sekitar pantai itu langsung menyerbu pantai Sendang Sikucing itu untuk mengambil kerang tersebut.

Seperti yang dilakukan oleh Suti warga desa Gempolsewu, Rowosari. Ia bersama kedua rekannya datang ke pantai itu hanya untuk mendapatkan kerang tersebut.

Ia mengatakan hasil mencari itu nantinya akan dirinya masak untuk disantap bersama keluarganya.

"Dapat kerang banyak, itu teman saya dapat satu karung Yang dicari jenis kerang bungkul (kerang darah) dan kerang totoktoyang. Nanti dimasak buat lauk. Itu teman saya dapat satu karung," terangnya Ju

Ia mengatakan meski banyak kerang yang terdampar, tidak semuanya ia bawa pulang. Ia mengatakan kerang yang dibawa pulang hanya yang masih segar saja.

"Cari yang segar, caranya cari yang terbuka cangkangnya dan kemudian dipegang, kalau cangkanya menutup berati masih segar," tuturnya

Warga lainnya Fajar mengatakan bahwa tetangga pernah membawa pulang sebanyak empat karung kerang. Kerang tersebut sebagian dijual dan sebagiannya di masak untuk menjadi lauk.

"Kalau sudah terkupas, harganya mencapai 40 ribu per kilogramnya. Apalgi sudah dimasak rebus bisa lebih mahal lagi," tutunya

Sementara itu, Trimo Muncul, pengelola Pantai Sedang Sikucing mengatakan munculnya kerang-kerang tersebut hingga ke tepian pantai dikarenakan gelombang tinggi yang terjadi diperaiaran pantai tersebut.

Gelombang itu membawa kerang-kerang yang bersembunyi di lumpur dan dibawa ke tepi pantai. Biasanya kerang tersebut bersembunyi di lumpur yang jaraknya 500 meter hingga 1 km dari bibir pantai.

"Kejadiannya itu sudah satu minggu ini, puncaknya kemarin tanggal 2 Januari. Pada tanggal itu warga mendapatkan kerang hingga berkarung-karung namun saat ini sudah mulai berkurang," tuturnya

Ia menambahkan bahwa kejadian itu memang terjadi setiap tahunnya. Terlebih pada penghujung tahun maupun awal tahun. Pasalnya saat itu gelombang tinggi dan musim penghujan tiba.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved