KPU Bocorkan Pertanyaan Debat Capres, Rizal Ramli: Malah Merugikan Jokowi, Malu-maluin Aja
Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia, Rizal Ramli menanggapi kebijakan KPU yang membocorkan soal debat ke kandidat capres
Penulis: Ardianti WS | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM- Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia, Rizal Ramli menanggapi kebijakan KPU yang membocorkan soal debat ke kandidat capres-cawapres.
Hal tersebut disampaikan Rizal Ramli @RamliRizal yang ia tulis pada Minggu (6/1/19).
Rizal menyebut KPU membuat kebijakan yang konyol.
Rizal mencontohkan kekonyolan KPU seperti membolehkan orang gila untuk memilih, membatalkan visi misi dan membocorkan soal debat capres-cawapres.
• Dapat Laporan Jajaran Pemprov Jateng Main Pungli, Ganjar : Saya Peringatkan, Korupsi Tak Sembelih!
Menurut KPU, hal tersebut justru meruigkan Jokowi dan membuat malu.
Tak hanya itu, Rizal menyebut kebijkan atersebut merupakan kemunduruan demokrasi.
• KPU Batal Sosialisasikan Visi Misi Capres, Andi Arief: Ada Rute Terselubung Berbahahaya
• Kini Bagasi Lion Air dan Wings Air Tidak Gratis, Ini Harga dan Penjelasan Detailnya
• Hanifan dan Pipiet Menikah, Dihadiri Jokowi dan Ibu Negara di Padepokan Pencak Silat TMII
• Tagar 80 Juta Jadi Trending Topic Twitter Usai Vanessa Angel Digerebek Lantaran Prostitusi Online
"Gara2 kekonyolan @KPU_ID , bolehkan orang gila boleh milih, batalkan visi dan misi, bocorin debat, ini malah merugikan Mas @jokowi . Malu2in aja, kemunduran utk demokrasi," tulisnya.
Sementara itu melalui akun Twitter KPU @KPU_ID menuliskan beberapa penjelasan.
Berikut penjelasan KPU:
1. Kesepakatan KPU dgn kedua timses berikan kisi2 soal kpd paslon utk kembalikan ke khittahnya, sbg slhstu metode kampanye yg diatur UU (kampanye: keg peserta pemilu utk meyakinkan pemilih dg menawarkan visi, misi, & program dan/atau citra diri)
2. Dgn memberikan soal sblmnya, maka gagasan yg disampaikan bs lbh diuraikan dg jelas & utuh. Visi jika terpilih, Misi utk membangun bangsa, & Program utk atasi brbagai mslh, shg publik bs berikan penilaian, bkn brdasarkan informasi yg sepotong2
3. Yg dikedepankan adlh penyampaian gagasan, bukan pertunjukan atau show. Debat bukanlah acara kuis atau reality show yg penuh tebak2an, krn bukan itu substansinya. Toh, yg lbh dibutuhkan pemilih adlh gagasannya, visi-misinya. Bukan shownya.
4. Namun, bukan brrti KPU mengabaikan aspek show tsb. Krn bgmn pun, debat adlh keg yg disiarkan scra luas oleh TV & radio. Krn itu, maka soal2 yg diberikan tdk sepenuhnya terbuka. KPU mengkombinasikan metode setengah terbuka dan tertutup.
5. Tiap segmen, KPU pakai metode stngh tertutup, paslon diberikan 5 soal sama & diundi diambil salahsatu (Jd paslon bukan dikasihtahu soal yg pasti ditanyakan)
Paslon hrs ttp siapkan diri dg serius, krn mereka tdk tahu, soal mana yg hrs dijawab
6. Dlm salah satu segmen, KPU jg terapkan metode pertanyaan tertutup, dimana antar paslon bs saling ajukan pertanyaan yg sifatnya rahasia. Namun tetap tdk boleh keluar dari tema utama: hukum, HAM, korupsi, dan terorisme.
7. Dan yg paling penting, tim kampanye kedua Paslon sdh setuju dgn semua format seperti yg sdh dijelaskan sebelumnya.
Diketahui sebelumnya, rencana sosialisasi visi dan misi pasangan calon presiden dan wakil presiden tidak akan difasilitasi oleh Komisi Pemilihan Umum ( KPU).
Keputusan tersebut diambil berdasar kesepakatan antara KPU dengan tim kampanye pasangan calon melalui rapat bersama yang digelar pada Jumat (4/1/2019) malam.
Sosialisasi tetap akan dilakukan, tetapi oleh masing-masing tim kampanye.
• Banyak Pria Diam-diam Ceraikan Istrinya, Wanita Arab Saudi Dapat Notifikasi Perceraian Lewat SMS
• Tagar 80 Juta Jadi Trending Topic Twitter Usai Vanessa Angel Digerebek Lantaran Prostitusi Online
• Sinopsis The Amazing Spiderman 2, Tayang di Bioskop Trans TV Minggu 6 Januari 2019 Pukul 21.30 WIB
"Sosialisasi visi-misi tadi malam juga sudah diputuskan, silakan dilaksanakan sendiri-sendiri tempat dan waktu yang mereka tentukan sendiri.
Jadi, tidak lagi difasilitasi oleh KPU," kata Ketua KPU Arief Budiman saat ditemui di Hotel Mandarin, Jakarta Pusat, Sabtu (5/1/2019).
Tim kampanye juga dibebaskan dalam hal jumlah pelaksanaan sosialisasi visi misi pasangan capres-cawapresnya.
Keputusan ini diambil karena KPU kesulitan jika harus memfasilitasi keinginan kedua tim kampanye yang berbeda-beda.
Arief mengatakan, dalam beberapa kali rapat, pembahasan mengenai rencana sosialisasi visi misi capres-cawapres tidak juga menemui titik terang.
Ada hal-hal yang tak berujung pada kesepakatan antara kedua tim kampanye, baik waktu penyelenggaraan maupun pihak yang akan menyampaikan sosialisasi.
"KPU selalu mengatakan semua harus sepakat, kalau enggak, agak repot KPU.
Karena masih punya ide yang beda, sosialisasi diputuskan dilakukan masing-masing paslon," ujar Arief.
Tim kampanye juga dibebaskan dalam hal jumlah pelaksanaan sosialisasi visi misi pasangan capres-cawapresnya.
Keputusan ini diambil karena KPU kesulitan jika harus memfasilitasi keinginan kedua tim kampanye yang berbeda-beda. Arief mengatakan, dalam beberapa kali rapat, pembahasan mengenai rencana sosialisasi visi misi capres-cawapres tidak juga menemui titik terang.
Ada hal-hal yang tak berujung pada kesepakatan antara kedua tim kampanye, baik waktu penyelenggaraan maupun pihak yang akan menyampaikan sosialisasi.
"KPU selalu mengatakan semua harus sepakat, kalau enggak, agak repot KPU. Karena masih punya ide yang beda, sosialisasi diputuskan dilakukan masing-masing paslon," ujar Arief.
Yang terpenting, lanjut dia, rencana sosialisasi visi misi dapat mencapai tujuan yaitu masyarakat lebih memahami visi misi capres dan cawapres.
Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) berencana menggelar sosialisasi visi-misi capres-cawapres pada 9 Januari 2019.
Sosialisasi tersebut dinilai penting dilakukan sebelum penyelenggaraan debat. Sebab, melalui sosialisasi, masyarakat diharapkan dapat memahami visi dan misi pasangan calon. Sehingga, saat debat digelar, publik sudah lebih tau dan punya referensi visi-misi paslon.
(TribunJateng.com/Woro Seto)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/rizal-ramli-dan-jokowi_20181011_125410.jpg)