Mengenal Band Wakijo lan Sedulur, Pilih Musik Pelayanan
Jalan berbeda dipilih Wakijo lan Sedulur, Band yang terbentuk pada 2017 lalu ini memilih musik berkonsep pelayanan.
Penulis: Jamal A. Nashr | Editor: galih permadi
Berbeda dengan grup musik pada umumnya yang menyasar panggung event musik atau konser, Wakijo lan Sedulur lebih memilih melayani penonton yang benar-benar ingin mendengar musik mereka.
Bagi mereka bermusik juga bukan mata pencaharian karena setiap personilnya sudah bekerja.
"Kami rutin mengisi maiyahan Gambang Syafaat setiap tanggal 25 di Masjid Baiturrahman," katanya.
Mereka biasa latihan di Jalan Tusam Timur II nomor 20 Banyumanik, sebuah rumah yang dijadikan basecamp Wakijo lan Sedulur.
Dinamai Gemah Ripah Nusantara, rumah itu menjadi sanggar kreatif mereka.
Selain rutin mengisi Gambang Syafaat, mereka juga berkeliling tampil di forum maiyah lain di Indonesia.
Di antaranya Kenduri Cinya Jakarta, Mocopat Syafaat Jogjakarta, Padhang Bulan Jombang, Bangbang Wetan Surabaya, Suluk Maleman Pati, Maiyah Kalijagan Demak dan lainnya.
"Biasanya kami membawakan lima atau enam lagu karya kita sendiri. Selain itu ada salawatan aransemen," ucapnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/band-wakijo-lan-sedulur.jpg)