Longsor di Gajahmungkur Semarang, Satu Rumah Tertimpa Batu dan Lapisan Tanah Keras
Bencana tanah longsor terjadi di Lempongsari, Kecamatan Gajahmungkur Kota Semarang, Senin (28/1/2019) dini hari, mengakibatkan satu rumah rusak.
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: suharno
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Eka Yulianti Fajlin
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Bencana tanah longsor terjadi di Lempongsari, Kecamatan Gajahmungkur Kota Semarang, Senin (28/1/2019) dini hari.
Satu rumah warga Lempongsari I RW 2 Gajahmungkur rusak akibat bencana tersebut. Diketahui, rumahnya tepat berada di bawah tebing.
Pemilik rumah, Mujiono menuturkan, longsor terjadi secara tiba-tiba saat dia bersama keluarganya sedang beristirahat.
Dia tidak menyangka tembok belakang rumah tiba-tiba hancur tertimpa material longsor di antaranya batu dan cadas atau lapisan tanah keras.
"Saat itu kami masih tidur. Kami tidak mendengar ada kejadian. Saat saya bangun sekitar jam 02.30, dapur belakang sudah hancur. Material berserakan dimana-mana," terangnya.
• Banjir Datang, Ribuan Warga Perum Limmas Buat Dapur Umum Pakai Biaya Sendiri, Bantuan Belum Datang
Kontur tanah di sekitar rumah Mujiono memang berbukit-bukit. Namun, dia mengaku, selama puluhan tahun menghuni rumah tersebut tidak pernah ada kejadian tanah longsor.
Musibah tanah longsor kali ini merupakan pertama kali menimpa rumahnya.
"Selama 30 tahun hidup di sini, aman-aman saja. Baru kali ini terkena longsor," ujarnya.
Akibat kejadian tersebut, Mujiono mengaku, mengalami kerugian sekitar Rp 15 juta.
Dia berharap pihak Pemerintah Kota Semarang dapat memberikan bantuan untuk keluarganya.
Sementara, Camat Gajah Mungkur, Bambang Pramusinto menuturkan, pihaknya lanngsung berkoordinasi dengan Satpol PP, Babinsa, Muspika, BPBD dan pihak kepolisan untuk membantu korban terdampak longsor sesegera setelah kejadian tersebut.
"Kami dari kecamatan dan kelurahan langsung membentuk tim. Langsung ke TKP untuk meninjau dan membantu Pak Mujiono, kami juga telah menebang pohon yang berpotensi menimbulkan bencana lain di belakang rumah yang terdampak itu," paparnya.
• Ribuan Warga di Desa Jati Wetan Kudus Terkena Banjir, Sebagian Mengungsi
Dikatakannya, Pihak Pemerintah Kota Semarang, dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) akan memberikan bantuan kepada korban musibah tanah longsor.
Bambang menambahkan, ada enam kelurahan di Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang yang rawan longsor.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/satpol-pp-babinsa-muspika-bpbd-dan-pihak-kepolisan-menebang-pohon.jpg)