Bos Cat Tabrak Pemotor Divonis 1 Tahun, Santunan 1,1 Miliar Jadi Pertimbangan, Ini Kata Keluarga

Terdakwa dalam kasus Kasus Mercy VS Honda Beat, yakni Iwan Adranacus telah divonis 1 tahun penjara oleh hakim Pengadilan Negeri (PN) Solo

Bos Cat Tabrak Pemotor Divonis 1 Tahun, Santunan 1,1 Miliar Jadi Pertimbangan, Ini Kata Keluarga
TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI
Terdakwa Iwan Adranacus bersama ayah korban, Suharto, Solo, Selasa (29/1/2019) 

Majelis hakim juga mengatakan hukuman 1 tahun penjara ini bukan sebagai bentuk pembalasan atas tindakan Iwan.

Namun hanya sebagai edukasi bagi semua pihak.

"Maksud pemidanaan bukan untuk pembalasan bagi diri terdakwa akan tetapi hukuman bersifat preventif dan edukatif untuk mencegah agar masyarakat tidak melakukan hal yang sama," katanya.

"Juga agar mendidik terdakwa agar tidak melakukan hal yang sama di kemudian hari," katanya.

Beberapa pertimbangan lainnya adalah orang tua korban Eko yakni Suharto yang meminta kepada Majelis Hakim untuk membebaskan terdakwa.

Selain itu juga adik korban yang akan dibantu masuk ke perusahaan terdakwa usai lulus dari kuliah.

Pendapat Ayah Eko

Suharto dan Iwan Adranacus bercengkerama sebelum sidang dimulai, Selasa (8/1/2019).
Suharto dan Iwan Adranacus bercengkerama sebelum sidang dimulai, Selasa (8/1/2019). (Tribunjateng.com/Akbar Hari Mukti)

Usai persidangan, ayah almarhum Eko yakni Suharto mengatakan bahwa kejadian nahas tersebut memang diakibatkan oleh kesalahan kedua belah pihak.

"Ya memang ada sebab akibat, kesalahan bukan hanya 1 pihak tapi di kedua belah pihak," katanya Selasa (29/1/2019) sore.

"Mudah-mudahan dengan saya memberikan kebebasan kepada pak iwan itu, anak saya menujunya dimudahkan," katanya.

Halaman
123
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved