Jumat, 17 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Curug Gondoriyo Tempat Wisata Alam di Kota Semarang, Ada Jembatan Mak Comblang

Kota Semarang memiliki destinasi wisata alam baru, Curug Gondoriyo Kecamatan Ngaliyan yang bisa jadi tempat refreshing di tengah kepadatan kota.

Penulis: Adelia Sari | Editor: suharno
TRIBUN JATENG/LIKE ADELIA
Pemandangan Curug Gondoriyo di Kelurahan Gondoriyo, Kecamatan Ngaliyan, Semarang, Selasa (12/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Like Adelia

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kota Semarang memiliki destinasi wisata alam baru berupa air terjun yang wajib dikunjungi. 

Air terjun tersebut adalah Curug Gondoriyo, yang berlokasi di Kelurahan Gondoriyo, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang. 

Curug ini berada di tengah perkampungan warga sehingga aksesnya sangat mudah dicapai. 

"Curug ini sudah ada sekitar beberapa tahun lalu, namun belum dikenal warga. Setelah BPBD mengakseskan Sungai Beringin, curug dinilai bisa jadi tempat wisata," ucap Ketua Pokdarwis Curug Gondoriyo, Arifin (42), Selasa (12/2/2019).

Curug Gondoriyo Jadi Tempat Wisata Baru di Kota Semarang. Cek Lokasinya di Sini

Curug setinggi sekitar 15 meter ini berasal dari Sungai BSB (Bukit Semarang Baru) dan menyambung ke Sungai Beringin. 

Tempat ini menawarkan keindahan curug dengan pemandangan alam yang masih asri dan hijau. 

Pengunjung akan disambut dengan pemandangan air terjun dari tempat parkir. 

Untuk menuju lokasi air terjun, pengunjung bisa melalui anak tangga yang dibuat oleh pengelola sekitar 200 meter. 

"Yang ditawarkan curug ini selain ecowisata air terjun ada banyu anyes, yang airnya akan tetap dingin atau anyes walaupun pas musim pasang. Lalu ada Talang Londo, merupakan saluran air yang menggunakan kayu jati dan sudah berumur 100 tahun," lanjut Arifin kepada Tribunjateng.com.

Jembatan Mak Comblang di Curug Gondoriyo Ngaliyan Semarang
Jembatan Mak Comblang di Curug Gondoriyo Ngaliyan Semarang (TRIBUN JATENG/LIKE ADELIA)

Selain itu, Arifin juga menambahkan di Curug Gondoriyo juga ada jembatan mak comblang. 

Jembatan dari bambu ini diberi nama Mak Comblang karena menyambungkan Kelurahan Gondoriyo dan Beringin.

Kemudian di bagian atas dipasangi payung warna-warni serta lampu taman yang akan menyala di malam hari. 

Yang menarik dari tempat ini adalah curug dibuka sampai jam 12 malam. 

"Saya mengandalkan selfie lampu, saya pasang 16 lampu di air terjun, sebelumnya saya studi banding di Semarang Bridge Fountain yang air terjun menari itu. Terus di taman juga saya pasang lampu seperti yang ada di Taman Indonesia Kaya Semarang," imbuh Arifin.

Mie Ayam Bang Jum Ngaliyan Semarang, 1 Mangkok Rp 6.000 Sudah Pakai Ceker

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved