Tumiyem Ajukan Permohonan Pengambilan Uang Konsinyasi Ganti Rugi Tol ke Pengadilan Negeri

Perjuangan warga Bambankerep, Ngaliyan Tumiyem tak berhenti setelah tetangganya Tukiyem divonis enam bulan. Dia ingin cairkan dana konsinyasi.

Tumiyem Ajukan Permohonan Pengambilan Uang Konsinyasi Ganti Rugi Tol ke Pengadilan Negeri
TRIBUN JATENG/RAHDYAN TRIJOKO PAMUNGKAS
Penasehat Hukum Tumiyem, Akhmad Dahlar ajukan permohonan mengambil uang konsinyasi ganti rugi jalan tol yang dititipkan di Pengadilan Negeri Semarang 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Perjuangan warga Bambankerep, Ngaliyan, Semarang, Tumiyem tidak berhenti setelah tetangganya Tukiyem divonis enam bulan pada persidangan tingkat kasasi.

Tumiyem diwakilkan penasehat hukumnya Akhmad Dahlar mencoba mengajukan permohonan untuk mengambil uang ganti rugi tol yang dikonsinyasikan di Pengadilan Negeri (PN) Semarang.

Menurut Dahlar, uang tersebut sangat dibutuhkan untuk kelangsungan hidup kliennya.

"Ganti ruginya Rp 630 juta itu untuk tanah dan rumah dia (Tumiyem) yang terkena dampak program pemerintah yaitu jalan tol Semarang-Batang," jelasnya, saat ditemui di Pengadilan Negeri Semarang, Jumat (15/2/2019).

Kisah Tukiyem dan Tumiyem yang Bikin Pembayaran Ganti Untung Proyek Tol Batang-Semarang Tersendat

Setelah dana cair, pihaknya, juga akan membayarkan utang Tumiyem kepada Tukiyem.

Namun dalam pembayaran utang, pihak Tumiyem menunggu hingga kasus tersebut benar-benar selesai.

"Meski waktu itu betul dirugikan klien saya. Tapi kewajiban utang itu tetap dibayar sesuai dengan jumlah pinjaman. Total semua utang Tukiyem kurang lebih Rp 41 juta," ujarnya.

Pihaknya juga mempersilakan upaya hukum yang masih diperjuangkan Tukiyem.

Namun dirinya selaku kuasa hukum Tumiyem berharap pihak PN dapat mencairkan dana tersebut.

"Otomatis dana tersebut kami masukan ke prinsipal yakni klien kami," tukasnya.

Halaman
12
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved