Rabu, 3 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

UPDATE : Tiga Siswa Tewas Tenggelam Saat Ikuti Ujian Renang, Polisi Minta Keterangan Ahli

Polisi terus melakukan penyidikan kasus tenggelamnya tiga siswa SMPN 25 Semarang di Kolam Renang Paradise Club, Sabtu (16/2) siang

Tayang:
Penulis: Jamal A. Nashr | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUN JATENG/REZA GUSTAV
Kolam renang Paradise Club di Perum Pondok Indraprasta dikelilingi garis polisi setelah tiga siswi SMPN 25 Semarang meninggal tenggelam 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Polisi terus melakukan penyidikan kasus tenggelamnya tiga siswa SMPN 25 Semarang di Kolam Renang Paradise Club, Sabtu (16/2) siang, saat mengikuti rangkaian ujian renang.

Penyidik Polsek Semarang Utara akan meminta keterangan ahli kolam renang.

Hal ini untuk mengetahui kapasitas kolam renang dibandingkan jumlah pengunjung saat kejadian tenggelam terjadi.

Kapolsek Semarang Utara, Kompol I Made Sapru, mengatakan, kolam renang tersebut memiliki ukuran 12,5 x 20 meter.

Sementara kedalaman terdalam kolam mencapai 2,75 meter.

"Kita harus mencari semacam pembanding kepada yang ahli di bidang kolam renang. Kita bukan ahli dalam hal itu, kita koordinasi dengan yang lain," ujar Sapru, Minggu (17/2/2019).

Pihaknya juga akan memanggil rekan sekelas korban yang melihat langsung kejadian.

Rekan sekelas korban akan dimintai keterangan oleh penyidik dengan pendamping karena masih di bawah umur.

"Akan kita upayakan saksi mata untuk dimintai keterangan secepatnya. Informasinya dia yang mengetahui pertama kejadian," tandasnya.

Sebelumnya, sebanyak lima orang telah diperiksa oleh polisi.

Mereka adalah seorang manajer kolam renang, dua orang pegawai kolam renang, dan dua orang guru pendamping yang berada di lokasi saat kejadian.

"Masih dalam proses, masih kita dalami. Kita belum bisa menyimpulkan apakah ada unsur kelalaiannya," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, tiga orang siswa SMPN 25 Semarang meninggal setelah tenggelam di Kolam Renang Paradise Club komplek Perumahan Indraprasta Semarang Utara.

Ketiga korban bernama Mutiara L (15), warga Bandarharjo; Tasya Alifia (15), warga Bulu Lor; dan Jihan Rif'at (15), warga Kuningan Semarang Utara.

Kumpulkan Kepala Sekolah

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved