Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Fadli Zon Sebut Data yang Disampaikan Jokowi Ngawur, Reaksi Budiman Sudjatmiko Jadi Sorotan

Timses Prabowo-Sandi, Fadli Zon menyebut data yang digunakan capres nomor urut 1 adalah data ngawur.

Penulis: Ardianti WS | Editor: abduh imanulhaq
YOUTUBE
Fadli Zon sebut Jokowi ngawur 

"Pak Prabowo menginginkan justru barang-barang kita melalui perusahaan-perusahaan startup ini dijual keluar, ekspor, dan ini menambah devisa. Bukan menjadi satu capital outflow tapi menjadi capital inflow," ungkapnya.

Kemudian, Fadli Zon menagih janji Jokowi di tahun 2014 terkait swasembada pangan.

"Apa yang dijanjikan tidak terealisasi, justru impor semakin besar, dan tidak berpihak kepada petani dalam negeri" ujarnya.

Fadli Zon lantas mengkritik data yang digunakan Jokowi.

"Apa yang disampaikan Pak Jokowi, data-data yang berhampuran, ternyata kacau dan sangat banyak kekacauannya, bagaimana seorang paslon yang juga petahana tidak menguasai data, artinya intervensi kebijakan akan salah, kalau dalam kedokteran, dianosanya salah resepnya pasti juga salah," ujarnya.

Tampak Budiman Sudjatmiko terdiam mendengar pernyataan Fadli ZOn.

Terkait lahan HGU milik Prabowo, Fadli Zon menjelaskan bahwa Prabowo mengambilalih karena tidak ingin dikuasai asing.

Daftar Klaim Jokowi yang Dinilai Salah

Sementaraitu, dirangkum dari Kompas.Com, Ini daftar klaim dan pernyataan Jokowi saat debat Capres kedua yang tak sesuai fakta dan data.

Kebakaran Hutan dan Lahan

Calon presiden nomor urut 01 yang juga petahana, Joko Widodo, menyatakan bahwa pemerintah yang dipimpinnya berhasil mengatasi kebakaran hutan dan lahan dalam tiga tahun terakhir.

"Dalam lingkungan hidup, kebakaran lahan gambut tidak terjadi lagi dan ini sudah bisa kita atasi. Dalam tiga tahun ini tidak terjadi kebakaran, hutan, kebakaran lahan gambut. Itu adalah kerja keras kita semua," kata Jokowi, dalam debat yang berlangsung Minggu (17/2/2019).

Benarkah pernyataan itu?

Berdasarkan data Direktorat Pengendalian Kerusakan Gambut di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, memang terjadi penurunan luas wilayah kebakaran hutan dan lahan.

Menurut data Sipongo yang merupakan Karhutla Monitoring System, terdapat 14.604,84 hektar lahan yang terbakar pada 2016.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved