Berkaca-kaca Menahan Tangis, Najwa Shihab Bacakan Puisi Darurat Sepak Bola
Pemandu acara Mata Najwa, Najwa Shihab tampak berkaca-kaca menahan tangis saat membacakan puisi 'Darurat Sepak Bola'.
Penulis: Ardianti WS | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM- Pemandu acara Mata Najwa, Najwa Shihab tampak berkaca-kaca menahan tangis saat membacakan puisi 'Darurat Sepak Bola'.
Hal tersebut tampak pada akun Instagram @matanjawa yang diunggah pada Rabu (21/2/19).
Dalam postingan tersebut tampak Najwa Shihab mengakhiri sesi acara.
Najwa Shihab mengenakan baju putih yang dikombinasi hijau tua.
Najwa Shihab berdiri di depan panggung.
• Ada Malam Munajat 212 di Monas, PT KAI Rekayasa Pemberangkatan dari Stasiun Gambir dan Jatinegara
• Dituding Bertemu Diam-diam dengan Bos Freeport, Presiden Jokowi: Pertemuannya Malah Berkali-kali
• Sudirman Said Sebut Ada Pertemuan Rahasia Jokowi dan Bos Freeport
Ia membacakan sebuah puisi 'Darurat Sepak Bola'.
Berikut isi puisinya:
"Darurat Sepak Bola
Sepakbola Indonesia dikelola secara barbar, para penjahat leluasa mengatur si kulit bundar.
Dari atas sampai bawah dikendalikan para mafia, siapa menang kalah sudah diketahui mereka.
Orang-orang baik terpaksa bekerjasama, agar tidak binasa dengan begitu saja.
Kebusukan sudah mengakar hingga tulang sumsum, semua level kompetisi layak disebut mesum.
Ketika suporter saling bantai berkalang nyawa, para elit bola tertawa mengatur seenaknya.
Nyaris tak ada lagi orang yang bisa kita percaya, serendah itu sekarang moral sepakbola Indonesia.
KLB harus mengganti orang-orang lama, agar sepakbola tak lagi dikangkangi durjana," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/najwa-shihab_20180316_155650.jpg)