Rabu, 22 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Honda DBL Indonesia All-Star 2018: Gerakan Marcel Pukau James Hunt Setelah Berlatih

James Hunt menjadi “pemeras” keringat skuat Honda DBL Indonesia All-Star 2018, kemarin (22/2).

Dok. DBL Indonesia
DEPAN STAPLES CENTER: Tim Honda DBL Indonesia All-Star 2018 mengunjungi homebase klub NBA Los Angeles Lakers setelah latihan bersama James Hunt. Malam itu LA Lakers menghadapi tim Houston Rockets.(Dok. DBL Indonesia) 

“Kami memang merancang program latihan yang berjenjang untuk tim Honda DBL All-Star. Pada Honda DBL Camp lalu latihan banyak terkonsentrasi pada teknik dan pola permainan. Nah latihan di Amerika Serikat ini latihannya terkonsentrasi pada detail dari setiap gerakan fundamental,” jelasnya.

Intan melanjutkan, bahwa selama di Amerika, tim All-Star akan mendapat beberapa jenis pelatihan serupa. Namun dengan spesifikasi yang berbeda. Tujuannya agar kemampuan yang dimiliki para pemain dapat meningkat dan dalam sektor yang lebih luas.

Di dalam salah satu station, James terpukau dengan gerakan Andreas Marcelino Bonfilio, garda All-Star dari SMA St. Louis 1 Surabaya. Dan setelah itu berkali-kali dia menyampaikan kekagumannya kepada pemain yang juga menjadi MVP Honda DBL Camp 2018. Menurutnya, Marcel -panggilan akrab Andreas Marcelino- punya sesuatu yang sangat spesial.

“Dia sangat spesial. Andai saja dia beruntung bisa bersekolah di sini, aku yakin dia juga yang akan paling bersinar. Amazing boy!” puji pelatih yang kini menangani latihan basket keluarga Shaquille O’Neal.

Namun, secara umum James Hunt menilai apa yang dilakukan tim Honda DBL Indonesia All-Star 2018 selama sesi latihan sangat baik. Meski hampir di setiap station selalu dimulai dengan berbagai kesalahan penerapan teknik, namun mereka bekerja keras untuk dapat memperbaiki itu.

“Mereka terlihat sangat kerja keras untuk memperbaiki kekurangan. Saya sangat respect kepada mereka dan saya melihat masa depan yang sangat cerah pada diri mereka semua,” tukas pelatih personal pemilik akademi basket Purpose Driven Training tersebut.

Pelatih tim putra Honda DBL Indonesia All-Star 2018, Docta Ignoran Pambudi, merasa sangat beruntung dapat mengamati sekaligus menyerap gaya melatih James Hunt. ”Sangat detail dan mengena. Walau hanya tiga jam, anak-anak bisa dapat banyak pelajaran untuk meningkatkan kemampuan fundamental basket mereka,” ungkap pelatih dari tim SMA Karangturi Semarang itu.

Sebelum menuju Expo Center, terlebih dahulu rombongan All-Star mengunjungi Griffith Observatory. Sebuah observatorium, planetarium, serta exhibition hall yang terletak di perbukitan Hollywood. Pada malam harinya, seluruh rombongan pemain dan tim berkesempatan menonton langsung laga NBA antara Los Angeles Lakers melawan Houston Rockets.

Hari ini (23/2) mereka akan kembali berlatih. Namun di tempat yang berbeda. Yaitu di fasilitas latihan milik legenda basket dunia Kobe Bryant di Kawasan Thousand Oaks, California. Mereka juga dijadwalkan jalan-jalan sore di Melrose Avenue, sebuah kawasan perbelanjaan dekat Hollywood Boulevard. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved