Kisah Penghuni Terakhir Dusun Mati, Kampung yang Ditinggal Seluruh Penduduknya karena Longsor

Di lereng gunung Mandala, Desa Majatengah Kecamatan Banjarmangu, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, sebuah rumah kayu berdiri di tengah hutan atau p

Kisah Penghuni Terakhir Dusun Mati, Kampung yang Ditinggal Seluruh Penduduknya karena Longsor
Tribun Jateng/ Khoirul Muzakki
Jalan setapak menuju rumah Kahad terpotong sungai hingga membuat rumah itu terisolasi, di lereng gunung Mandala, Desa Majatengah Kecamatan Banjarmangu, Kabupaten Banjarnegara. 

Jika pun ada kebisingan, itulah nyanyian Tonggeret. 

Tonggeret adalah serangga kecil penghuni pohon.

Atau jangkrik yang mengerik di balik tanah.

Riak air di hulu sungai Kacangan sedikit memecah lengang.

Pun tak ada jalur akses menuju rumah itu, kecuali jalan setapak yang terpotong sungai Kacangan.

Medan itu pun sulit dijangkau kendaraan.

Dalam kondisi demikian, Kahad dan keluarganya nyatanya nyaman tinggal bertahun-tahun.

Kahad mulanya tak sendiri. Puluhan tahun lalu, sebelum tahun 1996, ia ditemani sekitar 40 an keluarga yang mendiami tempat sama. Tersebutlah Dusun Kalitengah yang kini tinggal cerita. Di situ, lahir tatanan masyarakat normalnya dusun di tempat lain.

Tetapi, takdir tak bisa direka. Riwayat dusun itu harus berakhir karena bencana. Longsor hebat melanda. Rumah-rumah penduduk terancam, termasuk keselamatan jiwa penghuninya.

Singkat cerita, warga harus terusir dari tanah kelahirannya sendiri. Untung mereka masih ada pilihan untuk melanjutkan hidup di tempat lain.

Halaman
1234
Penulis: khoirul muzaki
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved